Ekonomi dan Bisnis

VIDEO Pedagang di Pasar Tradisional Banjarmasin Sebut Harga Sembako Stabil

Harga bawang merah, minyak goreng, beras, gula di Pasar Lima dan Pasar A Yani, Banjarmasin, Kalsel, tidak ada kenaikan menjelang Ramadhan 1442 H.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga bawang terpantau belum begitu naik di Pasar Tradisional. Menurut pedagang besar di Pasar Lima di Kota Banjarmasin, Nurwati, harga terbilang murah dan masih stabil.

"Kami jual Rp 19.000 untuk bawang merah. Biasanya saya dalam seminggu 2 ton. Harga tersebut masih standar tidak naik," kata Nurwati, Kamis (18/3/2021).

Dijelaskan dia, kalau pun naik harga bawang merah diperkirakan harganya berlangsung dua hari saja.

"Sebab, kami juga memantau yang dari Sulawesi. Kami ketahui di Sulawesi saat ini sedang panen besar bawang.  Jadi kalau masuk ke Kalsel, maka makin murah jadinya," kata dia.

Baca juga: Korupsi Kalsel : Ditahan Kejari Tala, Mantan Direktur RSUD Hadji Boejasin Pelaihari Terkejut

Baca juga: Pasca 63 Warganya Terpapar Covid-19, Desa Kapul Balangan Kalsel Langsung Dijaga 24 Jam

Dia menjelaskan harga Rp 19.000 kilogram untuk bang merah itu adalah yang kualitas sedang. "Kalau bawang yang kecil lebih murah. Kalau besar, ada yang lebih mahal," kata Nurwati.

Dari beberapa pasar, di tingkat pengecer, bawang merah sedang Rp 29.300 per kilogram.

Untuk Bawang Putih Honan/Kg Rp 25.600 ada kenaikan Rp 100, jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Adapun bawang Putih Kating/Kg dijual Rp 27.200. Jadi masih terpantau standar. Begitu pula beras.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: 119 Pasien Sembuh, Positif 118 Orang, 4 Orang Meninggal

Baca juga: Jelang Putusan MK Terkait Pilgub Kalsel 2020, DPD Golkar Banjarmasin Gelar Salat Hajat

Sementara itu, menurut Fitriadi pedagang beras di Pasar Bauntung Banjarbaru, harga masih stabil tidak naik. "Paling murah si hirang Rp 7.500 per liter dan paling mahal mayang Jambon Rp 13.000 per liter," urainya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Suparno, memastikan ketersediaan pangan 11 komunitas utama bahan pokok aman selama tiga bulan ke depan.

Menurutnya, 11 komunitas bahan pokok tersebut, yaitu beras, jagung, gula, daging, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, cabe rawit serta cabe kriting.

"Jadi masyarakatjangan khawatir karena tiga bulan kedepan pangan aman. Walau memang ada 4 yang kurang tetapi kita akan terus berupaya untuk mengambil ketersediaan pangan dari Provinsi lain yang surplus seperti bawang merah, bawang putih, gula dan cabai rawit," kata Suparno.

Baca juga: Jelang Putusan Sengketa Pilgub Kalsel di MK, Kubu BirinMu Gelar Salat Hajat, Denny Siap Pelantikan

Baca juga: Cari Solusi Kemacetan Handil Bakti, Komisi III DPRD Kalsel gelar RDP dengan Dinas Terkait

Oleh karena itu, dari 4 bahan pokok yang kurang kita dapat mengambil dari pulau Jawa dan Sulawesi Selatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved