Breaking News:

Berita Kalteng

Wagub Kalteng Minta Bupati dan Wali Kota Aktif Menekan Penyebaran Virus Corona

Kasus positif Covid-19 totalnya 15.544 orang menempatkan Provinsi Kalteng di posisi ke-16 kasus terbanyak di Indonesia.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi penanganan Covid-19.

Pertemuan dipimpin Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail, dilaksanakan secara langsung maupun melalui media daring.

Kegiatan ini juga diikuti para Wakil Bupati, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari, Sekda, Inspektur, Kepala BPKAD, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19, Direktur RSUD dan instansi lainnya.

Saat itu, Wagub mengajak semua pihak untuk lebih aktif dalam upaya Mencegah penyebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai.

Baca juga: Video Petani Kotim Binaan BI Kalteng Sukses Panen Cabai saat Harga Melambung

Baca juga: Prabowo Subianto Kunjungi Kawasan Food Estate Kalteng, Tinjau Pengembangan Singkong di Gunungmas

Disebutkannya pula, sudah 1 tahun ini Kalteng berada dalam status darurat bencana pandemi Covid-19 yang  ditetapkan pada 17 Maret 2020 dan kemudian ditingkatkan menjadi tanggap darurat pada 20 Maret 2020.

Masih tingginya angka konfirmasi positif Covid-19, hingga Rabu (17/3/2021) mencapai 15.544 orang, menempatkan Kalteng di posisi ke-16 kasus terbanyak di Indonesia.

Dia pun meminta kepala daerah untuk meningkatkan upaya menekan penyebaran virus corona.

Mengingatkan pula kepada Wali Kota Palangkaraya, Bupati Kapuas, Bupati Gunungmas dan Bupati Murungraya,  perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 pada Januari sampai dengan Maret 2021 cenderung masih tinggi.

Baca juga: Cegah Covid-19, Ribuan Anggota Polda Kalteng Disuntik Vaksin Sinovac

Baca juga: Sebanyak 10 Kabupaten di Kalteng Belum Membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

"Saya harapkan masalah virus corona ini bisa ditanggulangi,” pinta Wakil Gubernur Kalteng ini.

Lalu kepada Bupati dan Wali Kota, supaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

Serta, memastikan fasilitas pendukung, seperti Intensive Care Unit (ICU), tersedia dengan cukup memadai di berbagai rumah sakit yang ada di Kabupaten dan Kota se Kalteng.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved