Breaking News:

Narkoba Kalteng

Narkoba Kalteng, Ibu Rumah Tangga Warga Ketapang Sampit Ini Ditangkap Polisi Diduga Pengedar Sabu

Ayu alias Pety (26) seorang ibu rumah tangga warga Desa Tumbang Panyahuan, Sampit Kalteng, diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi Polres Kotim.

Polres Kotim
Ayu alias Pety (26),seorang ibu rumah tangga warga Desa Tumbang Panyahuan, Sampit Kalteng, diamankan polisi Polres Kotim karena terjerat kasus narkoba 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Ayu alias Pety (26) seorang ibu rumah tangga warga Desa Tumbang Panyahuan, Sampit Kalteng, diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi Polres Kotim.

Tersangka yang tinggal di Jalan Ir H Juanda Gang Iskandar 28 RT.010 RW.003 Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit Kalteng ini tak berkutik setelah polisi menemukan barbuk 2,40 gram sabu diakui miliknya.

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangkaraya melakukan penggeledahan di rumahnya sebelum tersangkap ditangkap saat sedang duduk di kursi bengkel.

Informasi, Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kasat Resnarkoba Polres Kotim AKP Syaifullah, Jumat (19/3/2021) menyebutkan, pihaknya menangkap tersangka Kamis (18/3/2021) sekitar pukul 20.00 Wib.

Baca juga: BREAKING NEWS : Sengketa Pilgub Kalsel 2020, MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di 7 Kecamatan

Baca juga: Miliki Tiga Paket Sabu 2,19 Gram, Warga Palangkaraya Kalteng Ini Diamankan Polisi

Baca juga: Tim Hukum H2D Ajak Masyarakat Kalsel Bersama-sama Kawal PSU Hasil Putusan MK

Lokasi penangkapan berlangsung di sebuah bengkel pinggir Jalan Ir. H. Juanda RT.010 RW.003 Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah.

"Barang bukti yang kami amankan, satu bungkus plastik klip berisikan barang sabu 2,40 gram, satu buah kotak rokok merk masada warna putih satu buah sobekan kantong plastik warna hitam, satu unit telepon selular dan uang senilai Rp 50.000," ujarnya.

"Penangkapan tersangka disaksikan warga kemudian dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan 1 bungkus sabu dibalut satu sobekan kantong plastik warna hitam di dalam kotak rokok di dalamnya ditemukan sebuah tempat gas kompor penjual gorengan," ujarnya.

Seluruh barang yang ditemukan Petugas Kepolisian tersebut diakui adalah milik terlapor sendiri, kemudian barang bukti dan terlapor diamankan ke Polres Kotim untuk proses sidik lanjut.

"Pasal yang di sangkakan, Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved