Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Narkoba Kalteng, Kedapatan Buang Sabu di Jalan, Sopir Angkutan Sembako Diringkus Petugas Patroli

Tim Raimas Back Bone Polda Kalteng patroli Harkamtibmas di Kelurahan Pahandut Palangkaraya dan mendapati seorang sopir buang sabu di Jalan

polda kalteng
Petugas Patroli Keliling Polda Kalteng saat mengamankan seorang sopir angkutan sembako yang membawa narkoba 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tim Raimas Back Bone Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah mengamankan, satu pria yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu, Minggu (21/3/2021) dinihari.

Sopir mobil pikap pembawa sembako, diduga membawa narkoba.

Tim Raimas Back Bone yang dipimpin Danru Bripda Dwi Saifudin melakukan kegiatan patroli Harkamtibmas melintas di Jalan Kalimantan Kelurahan Pahandut Kota Palangkaraya.

Wadir AKBP Timbul RK Siregar membenarkan, pihaknya mengamankan satu pria yang kedapatan membawa satu paket sabu.

Baca juga: Narkoba Kalteng, Ibu Rumah Tangga Warga Ketapang Sampit Ini Ditangkap Polisi Diduga Pengedar Sabu

Baca juga: Narkoba Kalteng, Ali Ditangkap Petugas Polres Kotim saat Membuang Sabu di Samping Rumah

Mantan Kapolresta Palangkaraya ini, mengatakan, sopir angkutan sembako tersebut masih diamankan, untuk diperiksa terkait kepemilikan sabu yang dibawanya.

"Pria tersebut kami amankan karena kedapatan membawa satu paket sabu," ujar AKBP Timbul RK Siregar, Senin (22/3/2021).

Pria tersebut, kata dia, berusaha kabur saat melihat ada petugas patroli yang lewat.

Gerak-geriknya mencurigakan, saat itu dia membuang sesuatu di pinggiran jalan sehingga, petugas langsung melakukan pengejaran.

Baca juga: Tindaklanjuti Kebijakan PPKM Gubernur Kalteng, Palangkaraya Akan Terapkan Jam Malam

Baca juga: Malam ini Rita Asal Banjarmasin Kalsel Bertarung di Lida 2021 Indosiar

"Dia kami amankan, setelah diperiksa ternyata benar, barang yang dibuang adalah narkoba," ujar Timbul.

Pria tersebut mengaku mendapat sabu dari seseorang yang tinggal di Kompleks Puntun atau Rindang Banua.

Barang tersebut dibelinya dengan harga Rp100 ribu rupiah satu paket.

"Dia beralasan menggunakan sabu agar saat perjalanan kuat dan tidak mengantuk," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved