Breaking News:

Perjalanan Karir Peloncat Indah Kalsel

Eka Akui Sulit Seimbangkan Pendidikan dan Olahraga, Tapi Bukan Tidak Mungkin

Eka Purnama Indah mengungkapkan sangat sulit untuk menyeimbangkan antara pendidikan dan olahraga prestasi, Tapi bukan tidak mungkin.

istimewa
Peloncat indah kenamaan kalsel, Eka Purnama Indah (berjilbab) kala melatih dan bersama anak didik dan rekan. 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Eka Purnama Indah mengungkapkan dengan jujur bahwa sangat sulit untuk menyeimbangkan antara pendidikan dan olahraga prestasi, tapi bukan tidak mungkin.

Menurutnya diperlukan orang-orang sekitar yang mendukung penuh, dimulai dari keluarga, pimpinan di tempat kerja, tenaga pengajar dari universitas tempat kita kuliah, dan tenaga pelatih yang paham akan kebutuhan atlet-atletnya.

Alasan utama dirinya untuk tetap terus mengejar pendidikan formal adalah kebutuhan dari profesi sebagai tenaga pengajar dan kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua orang.

"Saya tetap bisa merasakan pendidikan hingga level tertinggi dengan bantuan beasiswa dari pemerintah sambil melakukan tugas negara yang lainnya yaitu olahraga prestasi yang semakin hari sudah menjadi hobi," jelasnya.

Baca juga: Raih Prestasi Loncat Indah, Eka Purnama Indah dari Kecil Sudah Geluti Olahraga

Baca juga: Eka Pernah Kecewa dan Mengundurkan Diri dari Pelatnas Loncat Indah

Sedangkan alasan utama untuk tetap terus menggeluti loncat indah ini karena semakin lama dorongan kebanggaan ini berubah menjadi hobi, dan berhasil membuat penasaran akan ilmu pengetahuan yang sangat banyak terlibat didalam proses pencapaian prestasi olahraga loncat indah, salah satunya teknologi di bidang olahraga dan psikologi kepelatihan.

Saran bagi atlet-atlet muda khususnya di Kalimantan Selatan agar tidak cepat puas dengan hanya menjadi peringkat 1 di Kalsel.

Ddan perlu diingat jika prestasi olahraga tidak bisa didapat dengan instan, semua memerlukan proses yang bertahap dan terus menerus serta membutuhkan pengorbanan dalam segala hal.

"Tetapkan target setiap tahunnya, apa yang harus dilakukan untuk memenuhi target, maka kalian akan selalu siap dalam menghadapinya, bukan ikut kejuaraan secara mendadak. Atlet juga jangan mengesampingkan pendidikan karena di Indonesia hanya atlet dengan prestasi dengan kategori tertentu yang bisa diusulkan untuk menjadi PNS/pegawai tetap melalui jalur atlet," paparnya misalnya atlet peraih medali perunggu SEA Games.

Apakah atlet peraih medali perunggu akan pasti menjadi PNS/pegawai tetap? belum tentu karena kebijakan di negara kita selalu berubah-ubah.

Baca juga: VIDEO Trio Peloncat Indah Kalsel Ini Juga Latihan Salto di Matras

Atlet ingin berwirausaha? kenapa tidak? tentu saja dengan berbekal pendidikan juga supaya bisa sukses. Jadi pendidikan itu penting sebagai bekal jika kita tidak bisa mengandalkan prestasi kita untuk masa depan kita.

Menurutnya sebagai atlet akan jauh lebih unggul dibandingkan orang biasa karena kita melakukan yang orang biasa kerjakan tetapi mereka tidak bisa mengerjakan apa yang kita kerjakan. jadi tidak cukup hanya modal medali saja atau ijazah saja untuk menjadi orang luar biasa.(Banjarmasinpost,co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved