Berita Tapin

Buka Rakor Monitoring Penurunan Stunting, Bupati Tapin Sebut Sudah Bergerak Cepat Sejak Awal

Monitoring dan evaluasi aksi satu sampai lima sekaligus sosialisasi sistem formasi basis data dan monev konvergensi penurunan stunting tahun 2021 bert

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Stan
Bupati Tapin membuka rapat koordinasi dan evaluasi penurunan stunting. 

Berita Tapin
Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Monitoring dan evaluasi aksi satu sampai lima sekaligus sosialisasi sistem formasi basis data dan monev konvergensi penurunan stunting tahun 2021 bertempat di Aula Bappeda Tapin. Rabu, (24/03/2021).

Rapat dibuka Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf, Deriktur RSUD Datu Sanggul, dr. Milhan, Dinas Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Pertanian serta jajaran tenaga kesehatan Kabupaten Tapin.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id turut hadir sebagai pemateri perwakilan dari Bantuan Teknis Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah Program Percepatan Penurunan Stunting Regional Institutional specialist cum Regional Team Leader Samarinda Raden dan Ahmad Riadi.

Bupati Tapin, HM Arifi Arpan menyampaikan apreseasi kepada Tim Regional Institutional specialist cum Regional Team Leader Samarinda yang bersedia datang ke Tapin untuk memberikan bantuan teknis penguatan dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Baca juga: Langkah Dewa Kipas Dikupas Percasi, Dadang Subur Disebut Tak Kuasai Teori & Strategi Catur

"Sejak ditetapkannya kabupaten tapin menjadi lokasi fokus (lokus) stunting, kita sudah bergerak cepat sejak awal, karena hanya ada beberapa desa wilayah Tapin yang ditetapkan sebagai lokus stunting," ungkapnya.

Bupati mengatakan sejak awal sudah dilakukan penambahan gizi bagi warga masarakyat baik yang hamil maupun yang sudah melahirkan agar kebutuhan gizi bayi terus meningkat.

"Selain itu juga sudah dilaksanakan edukasi kepada warga masyarakat yang melibatkan kaum millenial dan bantuan csr dari pihak perusahaan," jelasnya.

Ia mengatakan bantuan dari perusahaan, Pemerintah tidak meminta dalam bentuk dana, tetapi berupa barang makanan yang bergizi bagi ibu hamil dan bayi sudah dilahirkan.

Sementara Kepala Bappelitbang Tapin, Zaenal Aqli mengatakan monitoring dan evaluasi dalam rangka penurunan stunting ini, Pemkab Tapin mendatangkan dari Regional Institutional specialist cum Regional Team Leader Samarinda untuk bantuan teknis dan penguatan kapasitas pemerintah daerah program percepatan penurunan stunting.

"Dua orang tim leadernya yang memberikan bantuan teknis penguatan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin," ujarnya.

Ia mengatakan pertemuan dengan lintas terkait ini dikarena Kabupaten Tapin ditetapkan sebagi lokus penurunan stunting maka wajib melaksanakan 20 program kegiatan seduai dengan indikator penurunan stunting searah dan sejalan.

"Mudahan apa yang dilakukan ini terus berlanjut sehingga stunting dapat tertangani dengan baik dan tidak ada lagi warga yang terkena stunting.(Banjarmasinpost.co.id/Stan).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved