Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat Dalam Sepekan, Gubernur Kalteng Pimpin Rakor PPKM

Wabah Corona Kalteng, angka peningkatan terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalteng terus mengalami peningkatan.

banjarmasinpost.co.id/ faturahman
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran 

Wabah Corona Kalteng

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wabah Corona Kalteng, angka peningkatan terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalteng terus mengalami peningkatan.

Bahkan berdasarkan pengamatan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng dalam sepekan ini terjadi trend peningkatan kasus aktif.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran pun, Rabu (24/3/2021) mengatakan, langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kalteng tersebut di Aula Kantor Bupati Kotawaringin Barat, yang dilakukan secara virtual di semua kabupaten dan kota se Kalteng.

Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng H. Darliansjah mengungkapkan, Perkembangan Covid-19 di Provinsi Kalteng sampai tanggal 23 Maret 2021, jumlah konfirmasi sebanyak 16.255 kasus, sekitar 1,10 persen dari jumlah kasus konfirmasi Nasional.

Baca juga: Diancam Diadukan ke DKPP, Ketua KPU Banjar Tolak Tuntutan Pendemo untuk Mundur

Baca juga: Kontrak Lionel Messi di Barcelona Tinggal 100 Hari, Jadi ke Manchester City, PSG atau Inter Milan?

Jumlah pasien dalam perawatan sebanyak 1.780 orang atau 10,95 persen dari jumlah konfirmasi, lebih tinggi dari Nasional yang berada pada angka 8,59 persen.

Sementara itu, jumlah yang sembuh sebanyak 14.063 orang atau 86,51persen dari jumlah konfirmasi, lebih rendah dari Nasional yang berada pada angka 88,70 persen.

"Dari hasil analisis terkonfirmasi Jumlah kematian sebanyak 412 orang atau 2,53 persen dari jumlah konfirmasi, lebih rendah dari Nasional yang berada pada angka 2,71 persen," ujarnya.

Darliansjah mengatakan, tren kasus aktif di wilayah Kalteng dalam tujuh hari terakhir mengalami peningkatan. Jumlah kasus aktif pada tanggal 17 Maret 2021 sebanyak 1.550 kasus, kemudian pada tanggal 23 Maret 2021 meningkat menjadi 1.780 kasus, meningkat sebanyak 230 kasus atau 14,8 persen.

Sebanyak 9 Kabupaten dan Kota mengalami peningkatan kasus aktif yaitu Palangkaraya, Kapuas, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Gunungmas, Pulangpisau, Katingan, Sukamara dan Barito Utara, sedangkan lima kabupaten mengalami penurunan kasus aktif yaitu Kotawaringin Barat, Murungraya, Barito Selatan, Seruyan dan Lamandau.

Dari kapasitas tempat tidur dari 28 Rumah Sakit yang menangani Covid-19 di Kalteng sebanyak, 1.205 tempat tidur. Jumlah tempat tidur yang sudah terpakai sebanyak 617 tempat tidur atau sebanyak 51,2 persen sudah terpakai. "Jumlah yang dirawat di rumah sakit sebanyak 34,7 persen, sedangkan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.163 orang atau sekitar 65,3 persen," ujarnya.

Sehubungan dengan PPKM Berbasis Mikro atau PPKM Mikro di wilayah Kalteng, pada tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan tanggal 4 April 2021. Gubernur Sugianto, meminta peningkatan dan soliditas keseriusan seluruh Bupati dan Walikota, bersama dengan Perangkat Pemerintahan di Tingkat Kabupaten dan Kota, Tingkat Kecamatan dan Tingkat Desa dan Kelurahan, didukung Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan PPKM Mikro di Kalteng.

Sugianto meyakini keseriusan dalam melaksanakan PPKM Mikro, Penyebaran Covid-19 di wilayah Kalteng dapat terkendali bahkan segera dapat diakhiri dengan cepat dan tepat secara bertahap.

“Ini, harapan kita bersama, memutus penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah, memulihkan kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah, dan memulihkan perekonomian Kalimantan Tengah," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved