Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pimpinan Dewan Bakal Panggil Pelaksana PSU Pilgub Kalsel di Kabupaten Banjar

DPRD Kabupaten Banjar akan undang KPU, Bawaslu dan Polres bahas persiapan, saat pelaksanaan, setelah PSU Pilgub Kalsel hingga penetapan pemenangnya.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
HM Muhammad Rofiqi, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Komisi I DPRD Kabupaten Banjar sudah menjadwalkan rencana rapat dengar pendapat dengan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel 2020.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Banjar, Muhammad Rofiqi, setelah menerima kunjungan rombongan Bawaslu Kabupaten Banjar.

Menurut Rofiqi, panggilan akrabnya, dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) itu harus dilaksanakan oleh semua pihak.

Mengenai hasil pertemuan dengan Bawaslu Kabupaten Banjar, Rofiqi mengaku, pembicaraan itu intinya berharap pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel 2020 di Kabupaten Banjar berjalan dengan lancar.

Baca juga: VIDEO Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar Temui Dewan, Bahas PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: KPU Banjar Tunggu Intruksi KPU Provinsi Siapkan PSU Pilgub Kalsel di 5 Kecamatan

"Kami dari legislatif siap mendukung pelaksanaan PSU nantinya berjalan dengan lancar, aman, damai dan jurdil," katanya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Kamaruzzaman, mengaku, setelah putusan MK itu, sudah melihat situasi dan kondisi sudah membuat rencana menggelar rapat dengar pendapat. 

Rapat dengar pendapat itu akan meminta kehadiran pelaksanaan  PSU, yaitu KPU Banjar dan Bawaslu Kabupaten Banjar untuk menilai kesiapan pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel 2020.

Kamaruzzaman mengaku rencana rapat dengar pendapat itu masih diusulkan dalam rapat pimpinan di DPRD Kabupaten Banjar agar dimasukkan dalam Badan Musyawarah agar pemanggilan itu resmi.  

Baca juga: Diancam Diadukan ke DKPP, Ketua KPU Banjar Tolak Tuntutan Pendemo untuk Mundur

"Pemanggilan KPU dan Bawaslu itu harus resmi disetujui pimpinan DPRD Kabupaten Banjar," katanya.

Nanti setelah rapat dengan KPU Banjar dan Bawaslu, ungkap Kamaruzzaman, pihaknya akan mengundang Polres Banjar.

Pemanggilan kepolisian itu umtuk dimintai penjelasan terkait soal situasi Kabupaten Banjar jelang PSU Pilgub Kalsel 2020 dan komitmen pengamanan sebelum, selama tahapan berlangsung dan setelah penetapan pemenang.  

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved