Wabah Corona Kalsel
Tekan Penularan Covid-19, Posko PPKM di Tala Segera Disebar ke Seluruh Desa
Wabah Corona Kalsel, Kurun waktu dua bulan terakhir atau sejak awal 2021, penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tanahlaut (Tala
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Wabah Corona Kalsel, Kurun waktu dua bulan terakhir atau sejak awal 2021, penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), cukup signifikan.
Kondisi itu disikapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Tala. Langkah yang segera ditempuh yakni memperluas wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro.
Sejumlah warga Tala kepada banjarmasinpost.co.id setuju terhadap rencana perluasan PPKM Mikro tersebut. Namun dikehendaki dibarengi dengan penyediaan kelengkapan protokol kesehatan (prokes).
"Misal diperbanyak tempat cuci tangan di tempat umum yang sering banyak orangnya seperti di dekat warung, pos jaga atau tempat mongkrong remaja," sebut Samsani, warga Pelaihari, Rabu (24/3/2021).
Tak kalah penting menurutnya adalah penyuluhan mengenai manfaat disiplin penerapan prokes. Pasalnya saat ini umumnya masih sekadar formalitas.
"Asal pakai masker, sekadar gugur kewajiban lah. Jadi, cara bermaskernya juga asal saja. Lalu kan manfaatnya jadi kurang," sebutnya.
Wakil Bupati Tala Abdi Rahman menegaskan Pemkab Tala akan mengambil langkah untuk penambahan wilayah PPKM Mikro. Posko akan dibentuk di tiap desa.
"Kemarin kita masih mengasumsikan sekitar 55 posko desa untuk PPKM Mikro tapi dengan instruksi tadi hampir seluruh desa akan diadakan posko PPKM Mikro," ucap Abdi.
Baca juga: Peringati Ultah ke-57, Bank Kalsel Semarakkan Dengan Berbagai Event dan Promo Menarik
Baca juga: Pengurus e-Sport Kabupaten Tapin Resmi Dilantik, Berharap Dukungan KONI
Pihaknya juga akan melaksanakan rapat lanjutan bersama Forkopimda, Tim Satgas Covid-19 Tala serta para camat guna memantapkan rencana pemasifan perluasan PPKM Mikro.
"Nantinya posko-posko desa dapat melaksanakan bagaimana pelaksanaan PPKM Mikro tersebu. Joka dilaksanakan secara sistematis insyaallah akan menjangkau mulai Kecamatan, desa hingga RT," tandas Abdi.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Mudah-mudahan dengan kerjasama dan kedisiplinan kita bersama insyaallah bisa menekan kembali zona oranye seperti dulu lagi," tegasnya.
Tiga hari lalu Abdi juga telah mengikuti Rapat Perpanjangan PPKM berbasis Mikro yang digelar secara virtual oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA.
Rapat tersebut digelar sehubungan dengan adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro sejak 23 Maret hingga 5 April 2021.
(Banjarmasinpost.co.id/idda royani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sekda-tala-h-dahnial-kiflie-kedua-kanan-meninjau-posko-ppkm-1.jpg)