Breaking News:

Berita Kotawaringin Timur

Penggunaan Knalpot Brong Sepeda Motor Marak di Sampit, Polisi Giatkan Patroli

Penggunaan knalpot sepeda motor brong di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah hingga, Kamis (25/3/2021)

Foto Humas Polres Kotim
Pengendara sepeda motor pengguna knalpot brong saat terjaring penertiban dan dilakukan penindakan oleh Polres Kotim. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Penggunaan knalpot sepeda motor brong di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah hingga, Kamis (25/3/2021) masih tampak di jalan-jalan umum di Bumi Habaring Hurung sehingga membuat warga dan pengendara merasa terganggu.

Warga yang bermukim di Jalan Iskandar dan Jalan HM Arsyad bahkan Jalan Ahmad Yani Sampit, mengaku, sangat terganggu dengan maraknya sepeda motor yang menggunakan knalpot bodong atau brong karena suara yang ditimbulkan membuat sakit telinga, dan mengganggu ketenangan warga saat beristirahat malam maupun sore hari.

"Kami lagi asyik tidur malam hari, sering dibangunkan oleh pengendara sepeda motor yang lewat menggunakan knalpot brong, anak kami yang kecil sering terbangun ketika sepeda motor balap dengan knalpot brong bolak-balik lewat jalan depan rumah, ngebut lagi," ujar Fatimah warga Jalan Iskandar Sampit.

Baca juga: Perubahan Tubuh Pedangdut Via Vallen Jadi Sorotan, Tampil Seksi dengan Rambut Blonde

Baca juga: DPRD Banjarbaru Soroti Kualitas Pembelajaran Daring, Sekolah rusak hingga Virus Corona

Warga bahkan nyaris melempari pemilik kendaraan yang menggunakan knalpot brong dengan batu, karena membuat sakit telinga dan mengganggu ketenangan warga tersebut, parahnya, setiap hari ada saja kawanan pengendara knalpot brong ini melintas di jalan bahkan berani rombongan di jalan.

Sementara itu, pantauan di Sampit, Satlantas Polres Kotim juga telah melakukan patroli, edukasi serta penertiban tehadap pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong tersebut, polisi nampak berjaga di beberapa persimpangan jalan seperti di Jalan S. Parman, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ham Arsyad.

Saat kegiatan beberapa kendaraan yang menggunakan knalpot brong terjaring, dan dilakukan penindakan dengan tilang, karena melanggar Pasal 285 Ayat 1 UULAJ di pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 karwna kendaraan menggunakan knalpot tidak memenuhi persyaratan teknik laik jalan.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasatlantas Polres Kotim AKP Salahiddin, menjelaskan kegiatan patroli dan hunting serta penindakan terhadap kendaraan bermotor knalpot brong sebagai upaya menanggapi keluhan masyarakat yang merasa terganggu.

"Kami gelar peneritiban, untuk menindaklanjutinya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved