Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Majelis Hakim PN Banjarmasin Vonis Mati 4 Terdakwa Kurir Sabu 300 kg

Empat terdakwa kurir sabu seberat 300 kilogram divonis mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Empat terdakwa kurir sabu seberat 300 kilogram yang ditangkap Jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel dan tim gabungan pada Bulan Agustus Tahun 2020 lalu di depan Hotel Sienna Inn Banjarmasin divonis hukuman mati, Kamis (25/3/2021).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu Sutriyanto alias Tri (31), terdakwa dua Anggi Yuvi Ariesta alias Anggi (25), terdakwa tiga M Rizky Ramadhani alias Dani (24), terdakwa empat Andika Prasetyanto alias Dika (28) dengan pidana mati," kata Ketua Majelis Hakim, Aris Bawono Langgeng.

Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim dalam sidang putusan yang digelar di Ruang Sidang Garuda, Pengadilan Negeri Banjarmasin, Jalan DI Panjaitan, Kota Banjarmasin, Kamis (25/3/2021).

Majelis Hakim menilai keempat terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak dan melawan hukum dan menerima penyerahan narkotika golongan 1 yang beratnya melebihi 5 gram.

Majelis Hakim juga mempertimbangkan bahwa perbuatan terdakwa dapat menimbulkan dampak yang sangat besar dan membahayakan bagi masyarakat Kalsel khususnya Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Juga sebaliknya, perbuatan para terdakwa disebut dapat memberikan keuntungan finansial bagi terdakwa dan jaringannya sehingga harus diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

Vonis yang dijatuhkan sama dengan tuntutan yang Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta Majelis Hakim untuk menjatuhkan vonis mati.

Keempat terdakwa dinilai JPU telah melanggar Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mendengar putusan tersebut, keempat terdakwa yang menghadiri sidang secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting terlihat tertunduk lesu.

Melalui kuasa tim hukumnya, keempat terdakwa menyatakan kepada Majelis Hakim untuk pikir-pikir terhadap putusan tersebut. Sedangkan JPU dalam kasus ini, Jainah juga menyatakan pikir-pikir terhadap vonis yang dibacakan Majelis Hakim. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved