Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO Masih Zona Orange, Nisfu Sya'ban Santri Banjarbaru Dilarang Mudik

Wali Kota Banjarbaru mengimbau pondok pesantren dan sekolah agama agar tidak memberikan izin santri mudik mengingat penyebaran covid 19 masih tinggi

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Walau status Kota Banjarbaru kini berubah dari zona risiko tinggi alias zona merah corona per Selasa (2/2/2021) menjadi zona sedang (orange) namun pemerintah Banjarbaru tidak tidak ingin masyarakat mengendurkan perhatian terhadap covid-19.

Wali kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin tetap memperketat kebiasaan masyarakat Kota Idaman meski menjelang dan saat Ramadan.

"Mengingat Banjarbaru masih zona orange jadi kita tetap waspada," kata dia di Aula Gawi Sabarataan usai Acara Forum Gabungan SKPD 2021 Kamis (25/3/2021) pagi.

Tidak ingin mengambil risiko penyebaran covid 19 semakin bertambah, Ovie sapaan Aditya memerintahkan agar Pasar Wadai Ramadan tahun ini kembali ditiadakan.

Baca juga: VIDEO Asisten Pelatih Renang NPC Kalsel Bantu Pijit Atlet Sebelum Berenang Agar Otot Tak Kaku

Baca juga: VIDEO PSU Pilgub Kalsel dan Pilwali Banjarmasin 2020, Bawaslu Berburu Ratusan Pengawas Adhoc

"Penyebahan covid-19 masih tinggi di Banjarbaru jadi Pasar Ramadan ditiadakan," kata Ovie.

Hal kedua kata Ovie, di saat pelaksanaan Nisfu Sya'ban yang akan datang dalam beberapa hari,dirinya akan menyebarkan imbauan kepada seluruh pondok pesantren dan sekolah agama di Banjarbaru agar tidak memberikan izin santri mudik.

"Kita tidak ingin santri-santri di ponpes pulang membawa virus atau balik lagi ke ponpes datang membawa virus juga. Nah ini yang sangat kita hindari," ujar Ovie.

Berkaitan dengan ibadah rutin selama Ramadan seperti tarawih, buka di masjid dan lainnya tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: VIDEO Dinding Anyaman Bioskop Misbar Kota Banjarbaru Robek Tidak Terurus

"Asalkan semua masih tetap mematuhi protokol kesehatan ketat yang berlaku," kata dia.

Mengenai Pasar Ramadan yang menjadi tradisi setiap bulan puasa Ovie hanya meniadakan kegiatannya.

Sementara bagi pedagang wadai masih tetap diperbolehkan berjualan.

"Kalau pedagang pribadi silakan menggelar dagangannya dimana pun asalkan tetap menjaga protokol kesehatan juga," tambah dia.

Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved