Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO PSU Pilgub Kalsel dan Pilwali Banjarmasin 2020, Bawaslu Berburu Ratusan Pengawas Adhoc

Bawaslu Banjarmasin harus menyiapkan 316 orang pengawas adhoc untuk PSU Pilgub Kalsel 2020 dan Pilwali Banjarmasin 2020

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin dipastikan akan kembali mempersiapkan ratusan pengawas adhoc.

Hal ini seiring dengan adanya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) RI yang meminta dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU), baik itu Pilkada Kalsel (Pilgub) 2020 maupun juga Pilkada Banjarmasin (Pilwali) 2020.

Untuk Pilgub Kalsel 2020, MK RI memutuskan dilakukan PSU di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Jumlah TPS untuk Kecamatan Banjarmasin Selatan berjumlah 301 buah.

Baca juga: VIDEO Pedagang Pasar Kasbah Banjarmasin Pun Divaksin

Baca juga: VIDEO Dinding Anyaman Bioskop Misbar Kota Banjarbaru Robek Tidak Terurus

Sedangkan untuk Pilwali Banjarmasin 2020, PSU akan dilaksanakan di tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Selatan yakni Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya serta Kelurahan Basirih Selatan.

Jumlah TPS untuk tiga kelurahan ini berjumlah 80 buah.

Berdasarkan jumlah TPS tersebut, maka Bawaslu Banjarmasin setidaknya harus menyiapkan sebanyak 301 orang Pengawas TPS, 12 orang Pengawas Kelurahan, kemudian juga tiga orang Pengawas Kecamatan.

Bawaslu Banjarmasin harus menyiapkan sebanyak 316 orang pengawas adhoc untuk PSU Pilgub Kalsel 2020 dan juga Pilwali Banjarmasin 2020.

Baca juga: VIDEO Korupsi Kalsel, Satu ASN Dinas PUPR Tapin dan Kontraktor Tersandung Proyek Siring

"Salah satu konsekuensi dari adanya keputusan MK, maka kita pun perlu melakukan restrukturisasi termasuk rekrutment pengawas adhoc di lapangan. Baik itu untuk Pilgub Kalsel 2020 dan juga Pilwali Banjarmasin 2020," ujar Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Yasar.

Yasar menambahkan bahwa pengawas adhoc saat Pilkada 2020 lalu sudah selesai melakukan tugasnya.

Terkait hal ini pula, Yasar pun mengaku masih belum memastikan teknis perekrutan pengawas adhoc saat digelarnya PSU nanti.

"Untuk pengawas adhoc kemarin sudah bubar. Dan untuk berikutnya kami masih menunggu petunjuk teknisnya. Apakah mengaktifkan dan meng SK kan kembali yang sebelumnya, atau merekrut yang baru lagi," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved