Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Personil Polresta Palangkaraya Dikerahkan Kawal Kedatangan Vaksin di Bandara Tjilik Riwut

Wabah Corona Kalteng, upaya mencegah penularan virus corona di Kalimantan Tengah terus dilakukan dengan berbagai cara, selain melakukan Operasi Yustis

Foto Polresta Palangkaraya
Wabah Corona Kateng, Petugas Kepolisian Polresta Palangkaraya ini dikerahkan untuk amankan Distribusi vaksin Covid-19 yang baru tiba di Bandara Tjilik Riwut 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wabah Corona Kalteng, upaya mencegah penularan virus corona di Kalimantan Tengah terus dilakukan dengan berbagai cara, selain melakukan Operasi Yustisi dalam penertban Protokol Kesehatan, juga dengan pemberian vaksin yang terus dilakukan.

Personel gabungan Polresta Palangkaraya, dikerahkan untuk mengamankan dan mengawal proses pendistribusian Vaksin Covid-19 yang baru tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, pada Jum’at (26/3/2021) pagi untuk diserahkan ke Gudang Farmasi Dinkes setempat.

Pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Pahandut, Palangkaraya, AKP Erwin Togar Haasian, beserta perwira pengendali dan puluhan personel gabungan Polresta Palangkaraya juga Personil Polsek Pahandut yang mengawal pendistribusiannya hingga ke gudang farmasi Dinkes Kalteng.

Pengamanan dan pengawalan yang dilakukan untuk memastikan kelancaran proses distribusi vaksin dari Bandara hingga tiba di lokasi penyimpanan Gudang Farmasi." Vaksin harus dikawal dari Bandara hingga tiba di Gudang Farmasi Dinkes," ujarnya.

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Wartawan di Kapuas Sudah Jalani Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Palangkaraya Hingga ke Level RT

Baca juga: UPDATE Corona Kalteng : Jumlah Pasien Meninggal Kini 10 orang, Angka Positif Bertambah 8 Orang

Baca juga: UPDATE Corona Kalteng : Jumlah Positif Covid-19 Kini 94, Hanya Sukamara yang Nol Kasus

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul mengatakan, semua petugas publik akan diberikan vaksinasi Covid-19 sampai akhir Juni mendatang dan vaksinasi massal dilakukan hanya salah satu upaya untuk mempercepat pencapaian target.

"Vaksinasi massal juga dilaksanakan untuk mensiasati keterbatasan sumber daya yang ada saja. Kami tidak bisa menambah vaksinator sesuka hati karena, terkait dengan kompetensi tenaga kesehatan dan pada saat yang sama layanan lain tetap harus jalan," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved