Pilkada Banjarmasin 2020

PSU Pilkada Banjarmasin 2020 di Tiga Kelurahan Tanpa Kampanye

Dipastikan tidak ada tahapan kampanye Paslon menjelang PSU Pilkada Banjarmasin

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/frans
petugas sedang mengangkut logistik Pilkada Banjarmasin 2020. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin sudah menjadwalkan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada Banjarmasin (Pilwali) 2020 pada 28 April 2021.

Hal ini mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang meminta PSU di tiga kelurahan yakni Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya dan Kelurahan Basirih Selatan maksimal adalah 30 hari kerja.

Meski akan dilakukan PSU, dipastikan kontestan Pilwali Banjarmasin 2020 tidak diperbolehkan melakukan kampanye.

"Jadi sesuai aturan, untuk PSU tidak ada tahapan kampanye untuk para pasangan calon (paslon, red). Tidak diperbolehkan berkampanye hingga pelaksanaan PSU," ujar Divisi Teknis Penyelenggara KPU Banjarmasin, M Syafruddin Akbar kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel 2020, KPU Kalsel Besok Ajukan Kebutuhan Anggaran ke Pemda

Baca juga: PSU di 3 Kelurahan, Wakil Wali Kota Banjarmasin Petahana Arifin Noor Hormati Keputusan MK

Masih terkait hal ini, Akbar juga menerangkan, pengawasan nantinya akan dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin.

"Pengawasan akan dilakukan oleh Bawaslu tentunya, apabila ada paslon yang melakukan kampanye atau di luar dari ketetapan," jelasnya.

Peserta Pilkada Banjarmasin 2020 ada empat paslon, yakni Haris Makkie-Ilham Nor (01), H Ibnu Sina-Arifin Noor (02), Khairul Saleh-Habib Ali (03) dan Hj Ananda-Mushaffa Zakir (04).

KPU Kota Banjarmasin sempat menetapkan paslon petahana dengan H Ibnu Sina-H Arifin Noor sebagai peraih suara terbanyak, berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kota Banjarmasin, yakni mencapai 90.980 suara.

Baca juga: Puskesmas Rawat Inap Batumandi Balangan Mulai Operasional, Pelayanan Masih Rawat Jalan

Baca juga: Tak Punya Lagi Fasilitas Latihan Manasik Haji, Kemenag Tala Sebut Numpang di Asrama Haji

Kemudian disusul oleh Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) dengan raihan 74.154 suara.

Sedangkan di urutan ketiga suara terbanyak diraih oleh Abdul Haris Makkie-Ilham Nor dengan 36.238 suara dan terakhir Khairul Saleh-Habib Ali meraih 31.334 suara berada di urutan keempat.

Menilai terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada Banjarmasin 2020, tim AnandaMu mengajukan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) hingga kemudian oleh MK diputuskan dilakukan PSU.

Setelah adanya putusan MK terkait dilaksanakannya PSU di tiga kelurahan, maka perolehan suara sementara masih unggul petahana dengan jumlah 84.386, disusul paslon AnandaMu sebanyak 69.525, dan di urutan ketiga adalah Haris Makkie-Ilham Noor dengan 34.448 dan paslon Khairul Saleh-Habib Ali sebanyak 29.344.

Dengan demikian maka selisih suara antara paslon H Ibnu Sina-Arifin Noor yang juga merupakan petahana dengan paslon AnandaMu yakni sebesar 14.861.

Adapun jumlah suara yang akan diperebutkan di tiga kelurahan ini yakni sebanyak 29.056, dengan total 80 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

(banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved