Ekonomi dan Bisnis

Ramadhan 2021, Pedagang Kelontong Berharap Penjualan Meningkat

Menjelang tibanya Ramadhan 2021, Pedagang kelountong belum merasakan adanya peningkatan komoditi

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Jelang Ramadhan 2021, Penjualan kelontong masih stagnan, Jumat (26/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Biasanya menjelang bulan Ramadhan ada peningkatan penjualan bahan pokok rumah tangga.

Namun, meski sudah mendekati bulan Ramadhan penjualan aneka kebutuhan dapur masih belum beranjak naik. 

Sebagaimana pantauan di Pasar Bauntung, Banjarbaru, penjualan masih biasa saja.

Tidak menaiknya penjualan sudah dirasakan sejak Ramadhan tahun lalu seiring adanya pandemi corona. 

Baca juga: Dua Minggu Lagi, Ramadhan 1442 H, Ini Keutamaan Makan Sahur Bagi Umat Muslim di Ramadhan 2021

Baca juga: Jelang Ramadhan 1442 H, Harga Bawang Normal, Cabai Rawit Rp 150 Ribu Perkilogram

Dikatakan Ibu Riza, pemilik toko kelontong Jaya Abadi di Pasar Bauntung, Banjarbaru, penjualan bahkan turun dari biasanya. 

"Saat ini penjualan hanya 25 persen saja dari  penjualan sebelum corona. Bulan Ramadhan tidak terlalu berpengaruh terhadap penjualan sembako macam tepung dan gula, salah satunya disebabkan pasar wadai resmi dari pemerintah sementara ditiadakan," ungkapnya .

Meski demikian ia masih berharap Ramadhan tahun ini ada perubahan sehingga penjualan bisa meningkat.

Sanah, pedagang sembako, mengatakan, memang penjualan sembako standar saja belum ada peningkatan berarti. Padahal biasanya jelang Ramadhan cukup signifikan kenaikan permintaan. 

"Kenaikan biasanya dikarenakan ada peningkatan bisnis kuliner. Sementara Ramadhan kali ini kayaknya sama dengan tahun kemarin, tak ada pasar wadai, belum boleh buka bersama dan kegiatan berkumpul terkecuali tarawihan," paparnya. 

Adapun permintaan sembako dari kalangan rumah tangga menurutnya masih biasa-biasa saja. Entah nanti pas sudah memasuki bulan Ramadhan. 

Erni, pemilik toko sembako di Loktabat, Banjarbaru, mengatakan, sementara ini memang belum terasa peningkatan penjualan sembako. 

"Jenis sembako yang biasanya banyak dibeli antara lain beras, tepung, gula, garam, minyak goreng. Sampai sekarang masih daftar. Ya, semoga saja beberapa hari jelang Ramadhan ada peningkatan," selorohnya. 

Baca juga: Sidang Isbat 1 Ramadhan 1442 H pada 12 April 2021, Muhammadiyah Sudah Tetapkan Hari Pertama Puasa

Sebagaimana beberapa waktu lalu pernah disampaikan Drs H Birhasani, Kepala Dinas Perdagangan Propinsi Kalimantan Selatan, menjelang Ramadhan dipastikan bahwa ketersediaan stok sembako di Kalsel terbilang aman. 

"Bahkan hingga sebulan ke depan masih cukup. Kondisi pasokan normal, stabil. Masyarakat tidak perlu khawatir atas ketersediaan bahan pokok, dan pemerintah juga selalu mencari sumber bahan pokok bekerjasama dengan pelaku usaha," jelasnya.(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved