Breaking News:

Berita Batola

VIDEO Kuliner Pentol Jembatan Barito, Jadi pilihan Pengendara Santai Melepas Lelah

Kuliner pentol kini menjadi jajanan yang disantap pengendara saat melepas lelah di kawasan jembatan Barito

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ketika melintasi Jalan A Yani dari Banjarmasin menuju Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tepatnya di dekat Jembatan Barito, pasti tidak asing dengan berjejernya gerobak penjual pentol yang ada di sisi jalan. 

Kuliner yang satu ini kerap jadi pilihan para pengendara yang sedang melintas untuk dinikmati sekaligus bersantai untuk melepas lelah di lokasi yang masuk wilayah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, ini.

Seperti terlihat pada Sabtu (27/03/2021), puluhan pengendara memarkir kendaraannya masing-masing untuk sekedar mencicipi pentol yang dijual pedagang.

"Sering mampir kalau melintas di sini, karena santai saja sambil istirahat," ucap Hani, pengendara yang datang dari Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng. 

Baca juga: Balai Jalan Nasional Berikan Jaminan, Oprit Jembatan Barito Aman Hingga 20 Tahun ke Depan

Baca juga: VIDEO Pengendara Berhati-hati Melintasi Jembatan Barito Kalsel, Ini Penyebabnya

Baca juga: Astaga, Gas LPG 3 Kilogram di Martapura Capai Rp 45 ribu, Pedagang Pentol Ini Pasrah Terpaksa Beli

Diungkapkan Rahmani pedagang pentol, kesan ikonik Jembatan Barito masih melekat dan memiliki daya tarik bagi masyarakat untuk sekedar mencicipi pentol di sini.

"Padahal pentol yang kami jual sama saja, tidak ada yang istimewa," ucapnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Beberapa jenis kuliner yang dijual di lokasi ini di antaranya pentol daging, telur puyuh, tahu, es sachet, es kelapa, es campur dan juga beberapa jajanan lainnya lagi.

Dituturkan Rahmani, jembatan yang rampung dibangun pada 1997 ini dulunya memang banyak dikunjungi masyarakat. Para pedagang pun ramai berjualan di badan jembatan tersebut.

"Tidak berlangsung lama, berjualan dia atas jembatan pun dilarang, karena terlalu membahayakan dan mengganggu lalu lintas pengendara," beber warga Anjir yang telah berjualan pentol lima tahun terakhir ini.

Hingga kini, para pedagang menggeser lokasi dagangannya di kawasan sekitar Jembatan Barito tersebut, dengan menempatkan gerobak jualannya di sisi jalan.

Kondisi ini memang terbilang lebih aman. Meskipun, masih berada di dalam jalur hijau yang tidak diperkenankan pemerintah.

Sasaran utama pedagang pentol sebagai pembeli adalah pengendara yang melintas. Karena posisinya yang cukup strategis, yakni di antara Provinsi Kalsel dan Provinsi Kalteng.

Baca juga: Sajikan Kuliner Berbeda di Warung Pojok, di Hotel Nasa Kini Bisa Nikmati Menu Bakso Pentol

Rahmani pun berharap dengan terlihatnya potensi ini semoga ada perhatian dari pemerintah daerah untuk memfasilitasi agar lebih tertata lagi.

Entah itu pusat kuliner atau sebagai destinasi wisata baru, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved