Breaking News:

Berita Ekonomi

Maskapai Penerbangan Tetap Akan Operasional dan Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran 2021

Harga tiket masih terpantau standar dan masih murah. Hal ini terpantau hingga dekat lebaran masih murah.

Humas Lion Air
ilustrasi: Pesawat lion air dengan wide body.  

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga tiket masih terpantau standar dan masih murah. Hal ini terpantau hingga dekat lebaran masih murah.

Di layanan pemesanan tiket online semisal traveloka dan tiket.com misalnya harga di dekat hari raya atau lebaran pada mei masih standar dijual di bawah Rp 1 juta. Terpantau masih dijual sekitar Rp 600 ribuan dari tujuan Banjarmasin ke Surabaya.

Untuk itu, warga terutama masyarakat sipil atau non Aparatur SIPIL negara (ASN), sudah mulai membeli tiket.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, PT Angkasa Pura I Tunggu Edaran Resmi

Baca juga: Perbedaan Mudik Lebaran dengan Pulang Kampung Ternyata Ini, Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Lebaran, ASN Pemko Banjarmasin Ini Pilih Tak Pulang ke Kaltim

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Pemprov Kalsel Masih Tunggu Surat Resmi

"Kami sudah booking duluan. Nanti kalau sulit cari tiket. Kalau yang dilarang itu kan ASN. jadi swasta bisa saja sih pandangan kami demikian," kata salah satu Swi Wahyuni pembali tiket.

Maskapai masih melayani hingga kini harga tiket rata rata baik maskapai swasta hingga maskapai plat merah masih standar dan masih cenderung murah.

Maskapai hingga kini mengaku masih belum ada perintah atau instruksi untuk larangan terbang ketika mudik. Malah maskapai akan mengatisipasi akan jika terjadi lonjakan.

Semisal dari maskapai Lion Air misalnya. Menurut GM Lion Air Bbaharmasin, Agung Purnama menjelaskan hingga saat ini maskapai belum menerima surat edaran resminya larangan mudik yang bisa dijadikan acuan.

Karena itu pihaknua tetap akomodir penumpang yang mau mudik nantinya.

"Untuk mudik, Antisipasinya kita sudah menyiapkan beberapa armada pesawat yang sudah siap terbang dari segi sisi safety dan operasiobal. Itu jikalau ada lonjakan permintaan penerbangan di musim mudik lebaran tahun ini. Berapa banyaknya tergantung minat. Sebab tentunya akan di persiapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, " sebutnya.

Lantas bagaimana yang sudah terlanjur beli tiket, kemudian ASN dilarang mudik?. Pilihannya bisa dilakukan refound ke penyedia tiket online, seperti biasanya. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved