Breaking News:

Berita Batola

Sambut Nisyfu Syaban, Warga Ulu Benteng Batola Gelar Tradisi Selamatan di Setiap Rumah

Menyambut malam nisfu syaban 1442 H, warga Ulu Benteng Ujung, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala semarak menggelar tradisi selamatan. Minggu

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/MuhamamdTabri
Warga Ulu Brnteng Ujung, Kecamatan Marabahan melangsungkan acara selamatan menyambut malam nisfu syaban dengan memanjatkan doa dan menikmati hidangan 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Menyambut malam nisfu syaban 1442 H, warga Ulu Benteng Ujung, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala semarak menggelar tradisi selamatan, Minggu (28/03/2021) malam.

Acara yang sudah menjadi tradisi di kampung ini diisi dengan menyantap hidangan berupa makanan pokok atau sajian kue, serta minuman.

Uniknya tradisi ini adalah selamatan hampir serentak di malam itu di setiap rumah warga. Jikapun tidak, mereka mengantar makanan uang telah dibuat ke musala atau mesjid terdekat.

"Beberapa tahun terakhir ini memang sudah banyak yang mengantar makanannya ke langgar atau masjid. Puluham tahun yang lalu acara sederhana hanya digelar di rumah masing-masing," tutur Aci, warga Ulu Benteng.

Baca juga: VIDEO Suasana Malam Nisfu Syaban di Sabilal Muhtadin Banjarmasin

Baca juga: Niat Puasa Nisfu Syaban 2021 Dibaca Saat Sahur Besok, Boleh Diucapkan Siang Hari Jika Lupa

Baca juga: Sambut Malam Nisfu Syaban 2021 dengan Baca Surah Yasin 3 Kali, Inilah Manfaat dan Keutamaannya

Baca juga: Sambut Nisfu Syaban 2021 dengan 40 Ucapan Minta Maaf, Cocok untuk Status WA, IG Hingga Facebook

Acara selamatan biasanya digelar selepas salat magrib, warga mengundang tetangga atau kerabat terdekatnya.

Selepas doa arwah dan selamat dipanjatkan, mereka menikmati hidangan yang disajikan tuan rumah. Tidak selesai disitu, warga bersama-sama biasanya bergeser ke rumah tetangga lainnya untuk acara yang sama.

"Memang hampir setiap rumah melakukan tradisi ini. Meskipun kadang hanya mengundang beberapa orang," ucap Aci, selepas menyantap hidangan lontong sayur.

Diungkapkan Ipin, tokoh masyarakat Ulu Benteng, tradisi selamatan malam nisfu syaban ini memang sudah menjadi warisan nenek moyang mereka dan masih bertahan.

Inti dari terlaksananya acara ini adalah sebagai bentuk rasa syukur atas rejeki yang diberikan Allah SWT, mendoakan keluarga yang telah mendahului, serta meminta keselamatan bersama bagi yang masih hidup.

"Makanya kita baca doa arwah dan doa selamat, untuk mendoakan yang sudah meninggal dan keselamatan untuk yang masih hidup," terang Ipin.

Momentum menyambut malam nisfu syaban di Ulu Benteng Ujung ini akan lebih terasa jika diikuti di musala atau masjid.

Karena masyarakat sekaligus melangsungkan peribadatan berjamaah, berupa membaca amalan-amalan dan salat sunah. kemudian dilanjutkan dengan santap makan bersama. (Banjarmasinpost.co.id/MuhamamdTabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved