Breaking News:

Ekonomi dan bisnis

VIDEO Kebijakan PPnBM Perburuk Bisnis Mobil Bekas di Kalsel

Bisnis jual mobil bekas mengalami penurunan 40 persen semenjak pandemi. Kondisi ini, diperparah semenjak berlaku insentif PPnBM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Petugas penjual mobil bekas di showroom 99, Banjarbaru, H Yunus, menjelaskan bahwa penjualan mobil bekas atau mobil second ada penurunan sekitar 40 persen.

"Jika dulu dalam seminggu dua tiga hingga empat mobil yang laku terjual. Ini setengah bulan saja, menjualkan mobil satu saja sulit. Apalagi adanya kebijakan PPnBM. orang lebih banya milih mobil baru k," kata H Yunus, Senin (29/3/2021).

Dijelaskan dia bahwa, tidak ada cara lain yakni harus menurunkan harga jual tidak bisa ambil untung banyak.

" Misal kami ini jual dihatsu xenia 2005 kami lepas diharga Rp 72 juta. Ada APV 2010 juga, dan ada odessey kami jual Rp 115 juta. Kalau taruna kami berikan Rp 50 juta," papar H Yunus.

Selain mobil biasa. juga ada mobil klasik dan mobil koleksi Mercedes.

"Mercedes kami jual di harga Rp 60 hingga Rp 70 juta," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved