Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Bawaslu Kabupaten Banjar Pelajari Fakta Pascaputusan MK, Ini Kasus yang Didalami

Bawaslu Kabupaten Banjar pelajari kotak surat suara daerah lain diterima KPU Banjar, komunikasi komisioner KPU dengan timses paslon Pilgub Kalsel 2020

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Hairul Falah, Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal pada Bawaslu Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - jajaran Bawaslu Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mendalami fakta-fakta persidangan pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Fakta yang didalami terutama kasus yang mencuat, seperti dugaan pengiriman 10 kotak surat suara untuk kabupaten lain yang diterima staf KPU Banjar.

Kemudian, adanya rekaman suara percakapan telepon antara seorang anggota komisioner KPU dengan Ketua tim pemenangan paslon Pilgub Kalsel 2020.

Serta, surat pernyataan seorang anggota komisioner KPU Banjar akan ada penggelembungan suara di 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Banjar.

Baca juga: Bawaslu Banjar Akan Gelar Pleno Kajian Pelanggaran Pilgub Kalsel 2020 Pascaputusan MK

Baca juga: VIDEO Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar Temui Dewan, Bahas PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: Narkoba Kalsel, Polsek Astambul Amankan 1 Tersangka dan Sabu Seberat 2,5 Kg

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal pada Bawaslu Kabupaten Banjar, Hairul Falah, mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (29/3/221), telah dilaksanakan rapat pleno internal terkait dugaan kasus yang dipelajari.

Dikatakan, Bawaslu Kabupaten Banjar sudah memutuskan untuk melakukan penelusuran dan akan meminta keterangan langsung dengan pihak terkait terhadap fakta yang mencuat saat persidangan MK.

"Kami sudah melaksanakan rapat pleno untuk mendalami fakta persidangan tersebut. Dalam persidangan di MK itu, apakah yang bersangkutan dalam rekaman percakapan itu benar berkomunikasi dengan anggota KPU Kabupaten Banjar, itu masih kita dalami. Saat ini masih berproses," ujar Hairul Falah. 

Menurutnya, hasil penelusuran dan pendalaman itu akan disampaikan dengan Bawaslu Kalsel dan putusannya bisa saja, rekomendasi etik atau rekomendasi lainnya," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved