Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Penjual Alat Tulis di Banjarmasin Sebut Kebijakan PTM di Sekolah Belum Berdampak Positif

Kebijakan PTM oleh menteri, toko alat tulis di Banjarmasin hanya ramai penjualan kertas jenis HVS untuk keperluan kantor. Toko seragam, sepi pembeli.

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Karsono, penjual alat tulis kantor di Toko Surya Jaya, Jalan DI Pandjaitan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketika pembelajaran sebagian sudah mulai tatap muka di Banjarmasin dan daerah sekitarnya, masih dirasa belum berimbas kuat yang positif kepada sektor penjualan alat tulis. 

Menurut Karsono, pemilik Toko Alat Tulis Suraya Jaya di Jalan DI Panjaitan No 5, Banjarmasin, Selasa (30/3/2021),  pengaruh atas kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) oleh pemerintah belum berdampak positif pada usahanya.

"Penjualan tidak seberapa. Hanya kertas HVS untuk keperluan kantor saja yang ramai," kata Karsono.

Dia jelaskan, untuk buku anak anak malah tidak ada ambil stok baru. karena  Stok tahun lalu saja masih ada. 

Baca juga: Mendikbud Nadiem Makarim: Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Sejak SKB 4 Menteri Terbit

Baca juga: BREAKING NEWS: Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Mulai Juli 2021, Dilakukan Terbatas

"Stok lalu saja masih ada. Jadi belum berdampak besar. Hal ini disebabkan karena pandemi Covid-19 dimana 
 anak anak masih belajar di rumah," sebutnya.

Dia berharap pandemi segera berakhir, "Kita tunggu saja kalau anak sekolah lumayan ada geliat bisnis di sektor alat tulis ini akan kembali bergairah," sebutnya. 

Sementara itu, penjualan seragam sekolah, Hamsan, mengaku masih belum juga terlalu berdampak.

"Mungkin masih belum kenaikan kelas, jadi masih sepi yang beli seragam baru, meski katanya sudah ada sekolah tatap muka sebagian," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved