Banjir Kalsel
VIDEO Pasca Banjir, Warga Munggu Raya Harap Akses Jalan Ditinggikan
Banjir Kalsel, Berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Martapura, Desa Munggu Raya, Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kembali terendam ba
Penulis: Siti Bulkis | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -Banjir Kalsel, Berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Martapura, Desa Munggu Raya, Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kembali terendam banjir.
Banjir kali ini, menurut Warga Munggu Raya, H Salamun merupakan, banjir yang kesekian kalinya pasca banjir parah beberapa waktu lalu.
"Kurang lebih seminggu sudah debit air kembali naik, setelah hujan lebat menguyur Kota Martapura dan sekitarnya," ujarnya, Senin (29/3/2021).
Masih menurut keterangan H Salamun, jarak banjir pertama dan kedua hanya berselang kurang lebih setengah bulan, begitu pula dengan banjir yang kedua dan ketiga.
Baca juga: Banjir Kalsel, Pasca Hujan Deras Jalan Raya Berangas Tertutup Lumpur, Puluhan Rumah Terendam
Baca juga: Terendam Banjir, Warga Munggu Raya Kabupaten Banjar Sebut Belum Bantuan
Baca juga: Sawah dan Kebun Terendam Banjir, Warga Munggu Raya Kabupaten Banjar Harap-Harap Cemas
Baca juga: Petakan Sungai Martapura, Prodi Geografi FISIP ULM Bantu Penanganan Banjir di Banjarmasin
"Bila hujan dengan intensitas tinggi dan terus menerus debit air naik, baru tahun ini seperti ini," imbuhnya.
Diakuinya, banjir kali ini merupakan banjir yang tercepat dan terbesar. Sebelumnya banjir tidak pernah menenggelamkan jalan, tetapi sekarang terendam. Bahkan menurutnya, banjirnya masuk ke dalam rumah hingga mencapai semeter setengah dan diluar mencapai dua meter.
Sementara banjir yang kedua dan ketiga kalinya, kurang lebih mencapai 50 sentimeter. Lanjut Salamun mengatakan, hingga saat ini untuk banjir kedua dan ketiga belum ada bantuan yang datang.
Masalah bantuan tidak dipungkiri menurutnya, ia dan lainnya memang mengharap. Namun, seusai banjir ini berakhir dirinya berharap jalan akses di Desa Munggu Raya agar diperbaiki, di tinggikan dan lebih besar lagi.
Dari penelusuran Banjarmasinpost.co.id, untuk sampai ke lokasi tersebut harus melalui perkampungan warga serta medan yang tidak mulus dan hanya bisa dilalui kenderaan roda dua.
Bebatuan bercampur tanah kuning dan kecil ditambah digenangi air banjir membuat akses jalan di Desa Munggu Raya cukup sulit dan perlu kehati-hatian untuk melintasi jalan tersebut.
"Harapan kami jalan diperbaiki dan diperluas agar memudahkan masyarakat melintasi akses jalan satu-satunya," harapnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)