Breaking News:

Datu Kandang Haji Kabupaten Balangan

Wisata Kalsel, Benda Pusaka Peninggalan Datu Kandang Haji di Kabupaten Balangan

Piring Malawen, cukmar sejenis tombak, petaka masjid merupakan di antara barang pusaka peninggalan Datu Kandang Haji, ulama besar Kabupaten Balangan.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Beberapa orang terlihat berziarah ke Makam Datu Kandang Haji di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Tempat wisata religi terkenal di Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, adalah makam Datu Kandang Haji.

Dalam masa mengajarkan Islam, tokoh ini diketahui meninggalkan pusaka. Hal itu diketahui dari manakibnya yang dibacakan setiap tahun saat haul.

Juru Kunci Makam Datu Kandang Haji yang berada di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, yakni Sani, menerangkan, manakib tersebut disusun sedemikian rupa dan berisi tentang riwayatnya.

Dalam manakib tersebut, dijelaskan ada beberapa pusaka peninggalan ulama besar di Kabupaten Balangan ini.

Baca juga: Wisata Kalsel, Datu Kandang Haji Bangun Tiga Masjid di Kabupaten Balangan 

Baca juga: Wisata Kalsel, Datu Kandang Haji Merupakan Tokoh Besar Islam di Kabupaten Balangan

Pusaka yang disebutkan adalah piring Malawen yang masih dipelihara keturunan Datu Kandang Haji. Setiap Hari Raya, baik itu Idulfitri atau Iduladha, piring ini selalu dibawa ke makam.

Kemudian, ada pusaka yang disebut sebagai cukmar (sejenis tombak). Digunakan sebagai tongkat untuk khatib berkhutbah saat salat Jumat di Masjid Jannatul Mawa, Desa Buntu Karau, Kecamatan Juai.

Pusaka terakhir, yaitu petaka masjid. Benda ini dapat ditemukan pada Masjid Jannatul Mawa di Desa Buntu Karau, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved