Breaking News:

Teror Buaya Sungai Mentaya

Habitat Buaya Pemangsa, Pulau Lepeh dan Hanaut di Sungai Mentaya Kotim Dianggap Menyeramkan

Sejak seringnya kemunculan buaya pemangsa di bantaran Sungai Mentaya, warga sekitar semakin merasa kondisi pulau Hanaut dan Lepeh menyeramkan

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Pulau Buaya atau dikenal dengan Pulau Hanaut ini berseberangan dengan Pasar H Umar Husien Samuda di Sungai Mentaya. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh di tengah Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dikenal warga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, sejak lama.

Dua pulau tersebut saat ini dianggap paling angker, karena banyak dihuni buaya yang belakangan ini makin sering memangsa warga di pinggiran Sungai Mentaya.

Baca juga: Buaya Sungai Mentaya Kotim Makin Meresahkan, Muncul Mendekati Permukiman Kota Sampit

Baca juga: Dulu Hanya Sekitar Pulau Lepeh, Buaya Sungai Mentaya Kotim kini Sering Terlihat di Bantaran Sungai

Warga yang bermukim di bantaran Sungai Mentaya melihat dua pulau tersebut angker, apalagi binatang penghuninya, sering menyerang.

Namun warga sekitar pulau tersebut sudah belajar dari beberapa kejadian serangan buaya, rawan beraktivitas di sungai pada malam dan subuh.

Baca juga: Buaya Sungai Mentaya Kotim Makin Meresahkan, BKSDA Pasang Plang Peringatan

Baca juga: Buaya Berjemur di Bantaran Sungai Mentaya Jadi Pemandangan Biasa bagi Warga Desa Ganepo Kotim

"Pengalaman yang sering terjadi, serangan buaya selama ini, yang kami ketahui, adalah pada saat malam dan pagi hari, pada saat itu kami harus berhati-hati beraktivitas di Sungai," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved