Breaking News:

Teror Buaya Sungai Mentaya

Ini Salah Satu Aktivitas di Bantaran Sungai Mentaya Kotim yang Memicu Serangan Buaya

Beternak unggas di bantaran sungai dan membuang bangkai jadi salah satu pemicu seringnya terjadi serangan buaya di Sungai Mentaya Kotim

banjarmasinpost.co.id/faturahman
PetugasPol Airud Polda Kalteng bersama BKSDA Kotim saat memasang Plang Waspada serangan buaya Sungai Mentaya.   

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Komandan BKSD Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Muriansyah, mengatakan, dia belajar dari beberapa kasus serangan buaya, salah satunya ada warga yang beternak unggas di bantaran Sungai.

Selama ini, sebut dia, buaya yang menghampiri rumah warga yang ada di bantaran Sungai Mentaya kebanyakan karena ada warga yang beternak unggas.

Baca juga: Buaya Sungai Mentaya Kotim Makin Meresahkan, Muncul Mendekati Permukiman Kota Sampit

Baca juga: Dulu Hanya Sekitar Pulau Lepeh, Buaya Sungai Mentaya Kotim kini Sering Terlihat di Bantaran Sungai

Menurut Muriansyah, buaya akan mudah datang ke rumah atau permukiman warga yang di bantaran Sungai Mentaya lantaran ada ayam atau bebek yang berenang di sekitar rumah warga.

Bukan hanya itu, sebutnya, warga yang sering membuang bangkai tikus atau bangkai binatang lainnya ke sungai juga turut mengundang buaya datang ke lokasi tersebut.

Baca juga: Buaya Sungai Mentaya Kotim Makin Meresahkan, BKSDA Pasang Plang Peringatan

Baca juga: Buaya Berjemur di Bantaran Sungai Mentaya Jadi Pemandangan Biasa bagi Warga Desa Ganepo Kotim

Baca juga: Habitat Buaya Pemangsa, Pulau Lepeh dan Hanaut di Sungai Mentaya Kotim Dianggap Menyeramkan

"Makanya, dalam papan plang peringatan waspada serangan buaya yang kami pasang dicantumkan agar warga tidak beternak unggas di bantaran sungai dan dilarang membuang bangkai binatang," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved