Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kepala KPw BI Kalsel Sebut Indeks Penjualan Riil Masih di Atas 100

Kepala KPw BI Kalel sebut IPR Januari 2021 yang terkontraksi 3,2 persen (mtm), menurun dari pertumbuhan 12,75 persen (mtm) pada Desember 2020.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MARIANA
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Amanlison Sembiring. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Indeks Penjualan Riil (IPR) di Kalimantan Selatan pada Januari 2020 tercatat sebesar 100,6, lebih tinggi dari IPR bulan Maret sampai dengan November 2020.

Untuk IPR diperhitungkan menggunakan tahun dasar 2010 = 100. Bila indeks penjualan riil periode survei lebih tinggi dari 100, maka hal tersebut menunjukkan bahwa penjualan pada periode tersebut lebih tinggi dibanding tahun dasar. 

Kepala KPw BI Kalsel Amanlison Sembiring, dalam siaran persnya, menjelaskan bahwa kinerja penjualan eceran pada Januari 2021 secara bulanan tercatat menurun dibandingkan Desember 2021.

Kondisi tersebut sejalan dengan pola musiman paska libur akhir tahun dan banjir di tengah curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu.

Hal ini tercermin dari IPR Januari 2021 yang terkontraksi 3,2 persen (mtm), menurun dari pertumbuhan 12,75 persen (mtm) pada Desember 2020.

Penurunan terjadi pada seluruh kelompok komoditas, kecuali suku cadang dan aksesori, dengan penurunan terdalam pada kelompok bahan bakar kendaraan bermotor, barang budaya dan rekreasi, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.

Sejalan dengan kondisi bulanan, secara tahunan, penjualan ritel di Kota Banjarmasin pada Januari 2021 terkontraksi 14,35 persen (yoy) didorong oleh perlambatan seluruh kelompok komoditas, kecuali peralatan informasi dan komunikasi yang tumbuh tinggi di 19,3 persen (yoy) dari 3,7 persen (yoy) pada Desember 2020.

"Ekspektasi penjualan pada tiga bulan mendatang (April 2021) meningkat, di tengah keyakinan keberhasilan program vaksinasi yang akan mampu mendorong peningkatan permintaan domestik," urainya. 

Optimisme pelaku usaha terhadap penjualan eceran tersebut terindikasi pada indeks ekspektasi penjualan sebesar 159,2, meningkat dari 152,6 pada bulan Desember 2020. 

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved