Breaking News:

Sport

Strategi dan Kerja Sama Tim Jadi Kunci Sukses Pebasket Banjarmasin Indah Maulida

Menurut pebasket Banjarmasin, Indah Maulida, strategi pertahanan dan penyerangan sangatlah penting karena jadi penentu keberhasilan tim untuk menang.

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Indah Maulida, pebasket andalan tim Politeknik Negeri Banjarmasin dan tim Mandala Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain keterampilan teknik yang mumpuni, permainan basket juga memerlukan taktik dan perencanaan strategi yang baik.

Strategi pertahanan serta penyerangan sangatlah penting karena menjadi penentu keberhasilan tim dalam mempertahankan areanya dan melakukan serangan pada lawan, serta diiringi dengan kerja sama apik hingga akhirnya memenangkan pertandingan.

Hal itulah yang menjadi pegangan Indah Maulida, pebasket andalan tim Politeknik Negeri Banjarmasin dan tim Mandala Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurutnya, strategi dan kerja sama tim tidak bisa dipisahkan, karena itulah instruksi pelatih dan implementasi di lapangan sangat berpengaruh mengenai hasil pertandingan.

Baca juga: Mimpi Jadi Atlet, Kisah Harris Vriza yang Ingin Jadi Pemain Basket Profesional

"Skill individu bisa memenangkan pertandingan, tapi kerja sama tim dan strategi yang apik bisa memenangkan kejuaraan," ujar Atlet Basket ini kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (30/3/2021).

Menggeluti cabor basket sejak di bangku sekolah menengah pertama, gadis yang biasa disapa Indah tersebut telah mengikuti berbagai kompetisi.

Menurutnya, pencapaian terbaiknya yaitu saat menjadi first team Developmental Basketball League (DBL) pada 2018 lalu dan menjadi MVP di Kedokteran Cup Banjarbaru 2019 lalu.

Selain mengandalkan taktik dan kerja sama, tentu ia harus meningkatkan kemampuan fisik dan teknik bermainnya.

Baca juga: Tim Basket Putri Banjarmasin Optimis Penuhi Target Emas di Ajang Porprov Kalsel 2022

Baca juga: Pebasket Banjarmasin Aulia Sandra Jaga Pola Makan dan Tidur Sebagai Kunci Jaga Kondisi

Latihan pun dia lakukan secara rutin, mulai penguatan fisik, teknik shooting dan lain-lain.

"Setiap hari mempunyai berbagai macam bentuk latihan yang berbeda-beda. Tapi yang pasti setiap sebelum selesai latihan bersama tim itu pasti ada game," jelas pemain basket tersebut.

Gadis berusia 19 tahun ini pun ingin bisa seperti idolanya, Stephen Curry, yang mampu menutupi kekurangan postur tingginya dengan kemampuan individu di atas rata-rata.

Ia pun mengeluhkan ketiadaan event selama pandemi, ia berharap wabah Covid0-19 segera berlalu agar kejuaraan yang gagal terhelat kembali terlaksana.

Baca juga: VIDEO Serunya Latihan Pebasket Remaja Putri dari Mandala Klub Ini

"Semoga event basket kembali bergulir, demi berkembangnya para pemain yang di Kalsel," harapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved