Breaking News:

Angkutan Sawit Rusak Jalan Kota

Awalnya untuk Dilintasi Truk Sawit, Hampir Dua Tahun Jalan Lingkar Selatan Kotim Belum Diperbaiki

Trans Kalimantan yang awalnya bisa dilintasi truk angkutan sawit hampir dua tahun ini rusak parah dan belum optimal diperbaiki

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Jalan Lingkar Selatan Sampit Kabupaten Kotim rusak parah saat musim hujan jadi kubangan. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sudah membangun jalan lingkar luar Kota Sampit, jalan Trans Kalimantan penghubung antarprovinsi antarkota dan kabupaten.

Namun sayangnya, jalan lingkar yang dibangun ini belum optimal dibenahi.

Jalan tersebut saat ini dalam kondisi rusak parah, karena belum sepenuhnya beraspal juga batu, sebagian dibangun model jalan beton.

Baca juga: Kotim Belum Miliki Jalan Khusus, Angkutan Sawit Masuk Jalan dalam Kota Sampit

Jalan Lingkar Selatan atau Jalan Mohammad Hatta ini, awalnya dilintasi oleh truk angkutan sawit dan truk kontainer dengan bobot besar dari luar kota untuk ke Kota Sampit.

Namun sayangnya, sejak sekitar dua tahun ini, jalan dalam kondisi rusak parah, berlubang, belum beraspal, ketika hujan jadi kubangan lumpur ketika kemarau jalan berdebu.

Kadis PUPR Kalteng, Salahuddin, mengatakan, jalan tersebut sudah masuk dalam program perbaikan, namun sempat terkendala akibat anggaran yang difokuskan untuk penanganan covid-19.

"Jalan tetap akan dianggarkan untuk diperbaiki," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved