Breaking News:

Berita Banjarbaru

Bangun Jaringan 33 Kilometer, PLN Hadirkan Listrik di Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan

PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selat

Editor: Edi Nugroho
Foto PT PLN (Persero) UIW KSKT
PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan. Guna melistriki 1.568 Kepala Keluarga (KK) di dusun terpencil tersebut, PLN membangun jaringan sepanjang total 33 kilometer.

“PLN terus berkomitmen untuk terus berupaya menembus setiap tantangan guna menghadirkan terang untuk masyarakat, khususnya menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri, serta suksesnya pembangunan ini tidak terlepas dari peran dan dukungan Pemerintah” ucap General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah, Sudirman, Kamis (1/4/2021).

Disamping itu, Sudirman memberikan apresiasi kepada para stakeholder dalam membangun ketenagalistrikan di Provinsi Kalimantan Tengah. "Terima kasih atas dukungan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Barito Selatan. Dengan telah terlistrikinya masyarakat di Dusun Hilir, kami harapkan geliat ekonomi pun ikut meningkat," kata Sudirman.

Baca juga: Cara Dapat Diskon Listrik 50 Persen PT PLN, Bukan Lewat www.pln.co.id atau PLN Mobile

Baca juga: Dapatkan Diskon Listrik PLN 50 Persen April 2021, Tak Lagi Lewat www.pln.co.id atau PLN Mobile

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas UMKM, PLN Berikan Program Pembinaan dan Bantuan Pembangunan Galeri

Baca juga: Tingkatkan Kerja Sama, Kejati Kalimantan Selatan Terima Kunjungan Pejabat PLN

Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 23,3 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 10,5 kms dan 10 Gardu Distribusi dengan kapasitas daya sebesar 550 kilo Volt Ampere. Dengan pembangunan tersebut, kelistrikan di Dusun Hilir kini tersambung dengan sistem kelistrikan Kalimantan Tengah, sehingga lebih andal.

PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan.
PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan. (Foto PT PLN (Persero) UIW KSKT)

“Untuk mencapai dusun tersebut, petugas kami harus menempuh medan yang terjal, serta melewati sungai. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” terang Sudirman.

Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri mengucapkan terima kasih kepada PLN karena telah melaksanakan penyalaan listrik 24 jam yang selama ini diinginkan masyarakat.

Menurutnya, listrik menjadi kebutuhan primer masyarakat saat ini. Listrik juga memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan sumber daya manusia daerah tersebut.

PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan.
PLN Kalselteng, berhasil menghadirkan listrik di Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Mangkatir, Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan. (Foto PT PLN (Persero) UIW KSKT)

“Semoga dengan penyalaan listrik memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk kepentingan masyarakat, serta dapat menikmati pembangunan yang lebih merata,” ucap Yosef Tiaceng, Kepala Adat Dusun Hilir.

PJ Kepala Desa Kalanis, Esni Yunita menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas upaya PLN menghadirkan listrik di desanya. Sebelum hadirnya listrik PLN, warga menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang hanya bisa dimanfaatkan untuk keperluan penerangan selama 14 jam.

"Listrik sangat berdampak positif untuk aktivitas masyarakat baik di rumah tangga maupun kegiatan pemerintah desa, sehingga kami dapat memberikan pelayanan secara penuh dengan adanya listrik 24 jam ini," imbuhnya.

Melalui program listrik desa, PLN terus berupaya meningkatkan Rasio elektrifikasi (RE) di provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Hingga Februari 2021, RE di Kalteng telah mencapai 95,11 persen. Angka tersebut meningkat 4,22 persen dari tahun 2019 yang baru mencapai 90.89 persen. Rasio elektrifikasi merupakan jumlah perbandingan rumah tangga berlistrik baik listrik PLN maupun non PLN dengan total rumah tangga yang ada di suatu wilayah atau negara.

Dengan pembangunan infrastruktur baru ini, potensi pelanggan yang akan teraliri listrik sebanyak 1.786 Kepala Keluarga.(aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved