Breaking News:

Berita Tapin

Jalan Margasari-Marabahan Rusak Parah, Truk Tepung Terigu Terjebak Kubangan Lumpur 

Sebuah truk pengangkut tepung terigu terjebak kubangan lumpur di ruas jalan Margasari-Marabahan, Tapin.

Babinsa CLU untuk BPost
Truk pengangkut tepung terigu Terjebak Kubangan Lumpur di Jalan Margasari-Marabahan, Jumat (2/4/2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Satu unit truk bermuatan tepung terigu terjebak Kubangan Lumpur di sepanjang jalan Margasari menuju Marabahan akibat hujan deras dan mobiltas hilir-mudik kendaraan meningkat, Jum'at ( 02/04/21) 

Terjebaknya truk tersebut akibat beberapa lubang dan genangan lumpur yang terjadi di sepanjang jalan Margasari-Marabahan tepatnya di Desa Sei Puting, RT 04, RW 02, Kecamatan Candi Laras Utara.

Untuk diketahui, Jalan Margasari-Marabahan merupakan jalan Nasional yang digunakan sebagai jalan Alternatif pasca terganggunya arus lalulintas  sejak perbaikan pasca putusnya jembatan di Astambul-Mataraman.

Sopir Truk Pengangkut Tepung Terigu, Saiful (35) mengatakan angkutan tepung terigu dengan berat delapan ton yang terdiri dari 300 sak dari arah Banjarmasin menuju Rantau dan Barabai.

Baca juga: Jalan Rusak di Sungai Gampa Asahi Kian Parah, Wabup Batola Minta BPJN Supaya Tangani

Baca juga: Pengerjaan Ruas Jalan Margasari-Marabahan Batola Dimulai April 2021

Baca juga: Jalan Margasari Hilir Kabupaten Tapin Terus Diperbaiki, Aparat Hingga Perusahaan Turun Membantu

"Tepung terigu ini akan dibawa ke Rantau dan Barabai untuk kebutuhan di Rantau dan Barabai menjelang bulan suci Ramadhan dan lebaran Idul Fitri nanti," ungkapnya kepada Banjatmasinpost.co.id

Ia mengatakan mengunakan jalan alternatif ini dengan maksud agar distribusi tepung terigu cepat sampai dan lanjut ke tempat lainnya.

Sementara itu, Babinsa Koramil 1010-05/CLU, Serda Jhony S yang sedang melaksanakan patroli saat ditemui mengatakan pihaknya mempunyai kewajiban untuk memantau kelancaran penguna jalan.

"Kehadiran kita untuk memberikan imbauan dan arahan apabila bermuatan berat sampai puluhan ton  agar mengunakan jalan Houling batu bara karena jika mengunakan jalan alternatif Margasari-Marabahan ditakutkan akan terjadi lagi di kubangan lumpur berikutnya," tegasnya.

Ia mengatakan terkait faktor utama penyebab jalan berlumpur akibat hujan yang menyebabkan jalan yang masih belum diperkeras.

Baca juga: Diguyur Hujan,  Ruas Jalan Margasari-Marabahan Kembali Rusak Parah

Warga Desa Sei Puting, Husein (48) mengatakan seperti yang dikatakan pihak Babinsa, lumpur ini akibat hujan karena sebagian jalan masih belum diperkeras dan masih berupa jalan tanah kuning.

Sementara itu, Danramil  1010-05/CLU, Kapten Inf Budiman menyampaikan bahwa untuk sementara pihaknya mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved