Update Covid 19 Kalsel
Update Covid 19 Kalsel : Jumlah Sembuh Positif Covid 19 di Provinsi Kalsel Capai 116 Orang
Update Covid 19 Kalsel, Pasien sembuh dari Covid 19 di Kalsel Jumat (2/4/2021) meningkat sebanyak 116 orang.
Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Update Covid 19 Kalsel, Pasien sembuh dari Covid 19 di Kalsel Jumat (2/4/2021) meningkat sebanyak 116 orang.
Berdasarkan data Dinkesprov Kalsel 166 orang tersebut berasal dari Karantina Tanah Laut 18 orang, Karantina Kotabaru 19 orang, Karantina Banjar 4 orang, Karantina Barito Kuala 2 orang, Karantina Tapin 5 orang, Karantina Hulu Sungai Tengah 4 orang.
Lalu Karantina Hulu Sungai Utara 26 orang, Karantina Tanah Bumbu 3 orang, Karantina Balangan 4 orang Karantina Kota Banjarbaru 31 orang.
Sementara penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 283 orang berasal dari
Tanah Laut 68 orang, Kotabaru 8 orang.
Baca juga: Update Covid 19 Kalsel - Di Kotabaru, Pasien Sembuh Corona Saat Ini Mencapai Sebanyak 19 Orang
Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru, Bertambah Dua Orang, Total Pasien Meninggal Jadi 123 Kasus
Baca juga: UPDATE Covid 19 Kalsel: Penambahan Positif 264 Orang, 261 Sembuh, 4 Meninggal
Baca juga: UPDATE Covid 19 Kalsel: Penambahan Positif 264 Orang, 261 Sembuh, 4 Meninggal
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Penambahan Positif Terus Naik, Ini Penjelasan Dinkes
Kemudian Banjar 8 orang, Barito Kuala 4 orang, Tapin 10 orang, Hulu Sungai Selatan 11 orang, Hulu Sungai Tengah 3 orang, Hulu Sungai Utara 21 orang. Tanah Bumbu 16 orang, Balangan 9 orang dan Kota Banjarmasin 125.
Sedangkan Covid-19 dilaporkan meninggal sebanyak 4 orang berasal dari
Tanah Laut 1 orang yang meninggal pada 31 Maret 2021, Tapin 1 orang meninggal di 1 April 2021, Tanah Bumbu 1 orang meninggal di 31 Maret 2021dan Balangan 1 orang yang meninggal pada 31 Maret 2021.
Dengan penambahan tersebut positif Covid 19 di Kalsel sebanyak 28.426 orang, sembuh 24.551 orang, dirawat 3.033 orang, meninggal 842 orang, dan suspek 585 orang.
Kadinkes Kalsel, HM Muslim mengatakan memang ada kebijakan agar guru divaksin untuk bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun saat ini kelompok yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin saat ini terangnya adalah lansia dan petugas pelayanan publik.
"Memang guru termasuk petugas pelayanan publik tapi belum ada kebijakan vaksinasi untuk guru," ujarnya.
Vaksinasi untuk guru jelasnya juga sudah dilakukan di beberapa daerah namun persentase guru yang sudah divaksin belum terdata.
"Data persentase belum masih," ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna sari).