Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

KPU Kantongi 2.000 Surat Suara untuk PSU Pilwali Banjarmasin 2020

Surat suara dipersiapkan KPU Banjarmasin menyesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 3 wilayah kelurahan yang diadakan PSU Pilwali 2020.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
M Taufiqurrakhman, Komisioner KPU Kota Banjarmasin 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai persiapan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin jelang dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 pada 28 April 2021.

Salah satu persiapan yang dilakukan tentunya adalah mulai memperhitungkan terkait dengan logistik yang diperlukan untuk melaksanakan PSU, misalnya surat suara.

Terkait dengan surat suara ini, KPU Banjarmasin akan menyesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah PSU.

Berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI, PSU akan dilaksanakan di tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Selatan, yakni Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya dan juga Kelurahan Basirih Selatan.

Baca juga: Bawaslu Banjarmasin Putuskan Dugaan Pelanggaran Paslon AnandaMu Jelang PSU, ini Hasilnya

Baca juga: VIDEO Jelang PSU Pilgub Kalsel 2020, Staf Bawaslu Kalsel Divaksin

Berdasarkan data yang dimiliki KPU Banjarmasin, jumlah DPT di tiga kelurahan ini, yakni 29.056 suara. Sedangkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 80 buah.

Meskipun sifatnya hanya PSU, namun nantinya KPU Banjarmasin akan menyiapkan surat suara melebihi jumlah DPT, karena juga harus menyiapkan cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT.

"Iya, surat suara yang harus kita siapkan yaitu sebesar jumlah DPT ditambah dengan 2,5 persen," kata komisioner KPU Banjarmasin, Taufiqurrakhman.

Ditambahkan juga oleh Taufiq, bahwa surat suara untuk PSU akan sedikit berbeda dengan yang digunakan pada Pilwali Banjarmasin 2020 lalu.

Baca juga: VIDEO Bawaslu Pantau Akun Medsos Paslon Jelang PSU Pilkada Banjarmasin 2020

Baca juga: PSU Pilwali Banjarmasin 2020 di 3 Kelurahan Ditaksir Mencapai Rp 6 Milyar

"Surat suaranya mungkin akan ada tulisan pemilihan ulang. Dan kita sedang menunggu arahan dari KPU RI terkait dengan hal ini," jelasnya.

Dan dibeberkan juga oleh Taufiq, pihaknya pun sudah memiliki stok surat suara PSU tersebut yang merupakan sisa dari pelaksanaan Pilwali Banjarmasin 2020 namun belum terpakai.

"Sekitar 2.000 dan belum digunakan. Kami akan mencetak sisanya saja dengan penyedia," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved