Breaking News:

Banjir Kalsel

Banjir Kalsel, Warga Barabai Kabupaten HST Ramai-ramai Bangun Loteng

Banjir Kalsel, Pasca banjir susulan kedua di Barabai, Jumat 2 April 2021 trauma warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah bertambah.

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
tukang bangunan sedang mengerjakan pembuatan loteng d
Banjir Kalsel, tukang bangunan sedang mengerjakan pembuatan loteng di depan rumah salah satu warga di Jalan PM M Noor, GG Manggis, Kelurahan Barabai Timur, Hulu Sungai Tengah, MInggu (4/4/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Banjir Kalsel, Pasca banjir susulan kedua di Barabai, Jumat 2 April 2021 trauma warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah bertambah.

Meski banjir hanya terjadi di sebagian wilayah kota kabupaten, warga masih was-was dan khawatir, banjir bandang kembali terjadi. Wargapun kini banyak yang menambah bangunan rumah dengan loteng atau lantai dua.

Seperti terpantau di Kompleks Swadarma dan di Gang Manggis Barabai. Warga membangun loteng dengan cara menambah bangunan lantai dua dengan membongkar atap. Adapula yang membuat bangunan baru dengan tiang yang tinggi.

“Tak ada salahnya ikhtiar untuk menyelamatkan diri. Jadi bisa mengevaluasi diri sendiri jika kemungkinan bencana terjadi lagi,”ungkap H Ilan, warga Gang Manggis Barabai.

Baca juga: Banjir Kalsel, Desa Masiraan Kabupaten HST Terendam, Tanaman Padi Kembali Terancam Poso

Baca juga: Banjir Kalsel, Belum Sebulan Dibangun Poliban, Jembatan Darurat di HST Diterjang Arus Deras

Baca juga: Banjir Kalsel, Mahasiswa JMB Desak Pemkab HST Percepat Pemulihan Pasca Banjir

Baca juga: Banjir Kalsel, Sungai Riam Kiwa Meluap di Desa Pengaron, Warga Kecamatan Martapura Waspada

Alasan membangun loteng, juga dikemukakan Masriyadi, warga Gang Manggis lainnya. Menurutnya, antisipasi tetap harus dilakukan sebagai ikhtiar.

Apalagi, informasi saat ini,daerah resapan air di hutan meratus mulai berkurang, sehingga ancaman banjir lebih besar bisa saja terjadi.

“Doa kita bersama, tentu tak ada bencana besar lagi di HST,”kata Husni warga lainnya.

Selain untuk mengevaluasi diri, loteng menurutnya sangat diperlukan untuk menyelamatkan barang-barang.

Sebab, belajar dari kasus bencana banjir sebelumnya, semua barang elektronik, pakaian dan seisi rumah rusak. Termasuk kendaraan bermotor, sehingga rata-rata warga Barabai mengalami kerugian materiil yang tak sedikit. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved