Breaking News:

Berita HST

Mahasiswa HST Berharap Kebebasan Menyampaikan Pendapat Tak Dikekang

Mahasiswa asal kabupaten Hulu Sungai Tengah yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Kalsel meminta Pemkab HST maupun aparat kepolisian ta

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Dokumentawsi Jaringan Mahasiswa Berdikari untuk Banjarmasinpost.co.id
Mahasiwa asal HST saat menggelar unjuk rasa di Halaman Kantor Pemkab HST, Kamis 1 April 2021 lalu. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Mahasiswa asal kabupaten Hulu Sungai Tengah yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Kalsel meminta Pemkab HST maupun aparat kepolisian tak mengekang kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di depan umum.

Sebab, menurut mereka hak untuk itu dilindungi Undang Undang.

Juru bicara Jaringan Mahasiswa Berdikari (JMB), Arbani, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (3/4/2021) menyatakan, dia bersama teman-temannya sangat kecewa, saat hendak orasi di halaman kantor Pemkab HST Kamis 1 April 2021 kemarin dicegah dan dibolehkan hanya menyampaikan aspirasi di dalam ruangan.

Kesempatan membacakan pernyataan sikap pun, kata Arbain hanya satu kali.

Baca juga: Banjir Kalsel, Mahasiswa JMB Desak Pemkab HST Percepat Pemulihan Pasca Banjir

Baca juga: VIDEO Praktik Survei Hidrografi dan GPS, Mahasiswa Prodi Geografi Fisip ULM Petakan Sungai Martapura

Baca juga: Praktikum Survei Hidrografi dan GPS, Mahasiswa Prodi Geografi ULM Petakan Sungai Martapura

Baca juga: Gelar Aksi Kamisan, Mahasiswa UNISKA Ajak Masyarakat Peduli HAM

“Karena desakan dari kepolisian, kami mencoba koperatif saja walaupun kecewa,”kata ARbain.

Ditambahkan, niat pihak kepolisian dan pemerintah walaupun baik dengan alasan lebih enak berdiskusi dalam ruangan, namun mereka tetap kecewa tak boleh membuka mimbar bebas. Padahal, kata Arbain tak ada niat bikin onar, atau bertindak anarkis.

“Kami hanya ingin menyuarakan apa yang menjadi kegelisahan masyarakat yang menjadi kewajiban kami sebagai kalangan akademi dan generas penerus bangsa,”kata Arbani.

Diberitakan sebelumnya, lima mahasiswa tergabung dalam JMB menggelar aksi orasi di depan Kantor Pemkab HST, dengan harapan aspirasi mereka diterima langsung Bupati HST.

Mereka mendesak Pemkab HST segera melaksanakan realisasi pemulihan pasca banjir, serta serius memberantas illegal logging di Bumi Murakata.

Mereka akhirnya diterima untuk menyampaikan aspirasi di ruang Auditorium. Di sana mahasiswa diterima Plt Sekda, Kapolres HST dan Asiten bidang pemerintahan.

Arbain berharap. rekan-rekannya mahasiswa asal HST yang kuliah di manapun, agar bersama-sama mengawal jalannya pemerintahan agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat HST.

“Mari bersama-sama menjadi jembatan bagi kegelisahan masyarakat. Agar kita mahasiswa ambil peran dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Sebab, Kalau bukan kita siapa lagi,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved