Breaking News:

MTQN ke 33 Provinsi Kalsel

MTQ Kalsel Secara Virtual, Kafilah Kotabaru Minta Keseragaman Alat Pendukung

Kafilah Kabupaten Kotabaru minta panitia MTQ Kalsel untuk seragamkan alat pendukung pelaksanaan secara virtual karena daerahnya sulit akses internet.

banjarmasinpost.co.id/man hidayat
H Zabidi, Koordinator Kafilah MTQ Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang sedianya diselenggaran di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), resmi ditunda.

Padahal tinggal beberapa jam pembukaan dimulai, sebelum ada pengumuman resmi Pemerintah Provinsi Kalsel. 

"Padahal saat itu (kemarin) tinggal dua jam lagi pembukaan," ujar H Zabidi, koordinator kafilah Kabupaten Kotabaru, kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (4/4/2021).

Diakui Zabidi, meski ada sedikit kecewa, namun pihaknya menyadari keputusan penundaan itu tentu sudah melalui penghitungan matang. "Berkaitan dengan masyarakat, mungkin itu yang terbaik," tandasnya.

Baca juga: VIDEO MTQ ke-33 Tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Tanbu Resmi Ditunda

Baca juga: Positif Covid-19, Enam Orang dari Rombongan Kafilah Kotabaru Batal ke MTQ Tingkat Provinsi di Tanbu

Tidak mengetahui pasti batas penundaan pelaksanaan, namun menyusul adanya permintaan Pj Gubernur Kalsel agar panitia MTQN XXXIII Tingkat Kalsel menyusun skenario.

Pelaksanaan MTQN ke-33 Provinsi Kalsel direncanakan dilaksanakan secara virtual.

Dalam beberapa hari ini panitia merumuskan teknis apa saja dan bagaimana caranya untuk disampaikan ke Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA.

Masih menurut Zabidi, kafilah Kabupaten Kotabaru menyatakan kesiapannya, jika pelaksanaan secara virtual.

Baca juga: Terancam Tidak Tampil, Dua Peserta MTQ Asal Kabupaten Banjar Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: 6 Peserta MTQN Tingkat Kalsel Asal Batola Positif Covid-19, Ketua Kafilah Tunggu Keputusan Panitia

"Kafilah Kabupaten Kotabaru ada dari beberapa kecamatan. Jadi mungkin sampai tiga hari di Kabupaten  Kotabaru, sambil menunggu perkembangan selanjutnya," katanya.

Namun apabila diputuskan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalsel secara virtual, Zabidi meminta ada keseragaman fasilitas dari panitia.

Mengingat, kondisi geografis wilayah Kabupaten Kotabaru, tidak semua bisa terkoneksi dengan baik. 

"Jaringan yang kurang bagus. Makanya kami minta ada kesamaan alat-alat atau apa, sehingga peserta dari kabupaten-kabupaten tidak saling iri," pinta Zabidi. 

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Positif Covid-19, Sebanyak 64 Kafilah Asal Kota Banjarbaru Ikut MTQ Via Virtual

Untuk diketahui, karena pelaksanaan MTQ yang dinilai suara, lagu dan bacaan. Sehingga diperlukan kesamaan peralatan digunakan saat virtual. 

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved