Breaking News:

Berita Banjar

Santri Darussalam Tenggelam di Sungai Martapura Belum Ditemukan, Petugas Teruskan Pencarian

Abdul Karim (15) santri Ponpes Darussalam yang tenggelam di Sungai Martapura Desa Antasan Senor Ilir masih belum ditemukan. Pencarian pun Diteruskan

banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Kordinator Lapangan, Andy bersama tim Basarnas lakukan penyisiran sungai Martapura mencari korban tenggelam santri Ponpres Darussalam Martapura bernama Abdul Karim (15), Minggu (4/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Proses pencarian Abdul Karim (15) seorang santri Ponpes Darussalam Martapura yang tenggelam di Sungai Martapura, Desa Antasan Senor Ilir, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga saat ini terus dilakukan, Minggu (4/4/2021). 

Dengan tambahan tiga armada perahu karet dari Brimob serta BPBD Kab Banjar, Emergency Banjar, Tapin dan relawan kembali, pencarian ini terus dilakukan. 

Koordinator Lapangan, Andy mengatakan, hingga saat ini pencarian terus dilakukan dengan melakukan penyisiran sungai Martapura. 

Namun, sejak pukul 07.00 hingga 12.00 wita masih belum membuahkan hasil. 

Baca juga: Seorang Santri Tenggelam di Sungai Martapura Kabupaten Banjar

Baca juga: Pencarian Santri Tenggelam di Sungai Martapura Kabupaten Banjar Dihentikan

"Sejak tadi malam dan pagi tadi, radius pencarian ditambah hingga 7 km dan kemungkinan bisa bertambah lagi bila memang masih belum ditemukan," kata Andy sesaat sebelum dirinya kembali melakukan pencarian pukul 13.20 wita.  

Kemungkinan tersebut, menurutnya melihat debit serta arusnya.

"Bila dipermukaan deras, di bawah lebih deras lagi. Mudah-mudahan korban cepat timbul atau diketemukan," ujarnya. 

 Sama seperti kemarin,  pencarian masih belum bisa dilakukan penyelaman, terlebih cuacanya tidak mendukung. 

"Tadi pagi saja sudah gerimis dan sekarang cuacanya seperti hendak hujan lagi, tetapi pencarian tetap akan dilakukan,"  imbuhnya. 

Baca juga: Perempuan di Kurau Tala Meninggal Tenggelam, Warga Diminta Awasi Anak Bermain di Bantaran Sungai

Kendala yang dikhawatirkan korban tersangkut di penyangga jembatan maupun tersangkut bambu, batang pohon yang ada di bawah jembatan tersebut. 

Pada beberapa kasus, bila mana arus air deras kemungkinan akan terbawa jauh, tetapi bila arusnya tidak deras dia akan perlahan saja. (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved