Breaking News:

Berita Banjarmasin

Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Bangunan di Pasar Ujung Murung Banjarmasin Runtuh

Sejumlah bangunan di Pasar Ujung Murung Banjarmasin Kalsel runtuh setelah diterjang hujan disertai angin kencang

banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Kondisi bangunan runtuh di Pasar Ujung Murung Banjarmasin, Senin (5/4/2021) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah bangunan yang ada di Pasar Ujung Murung, Banjarmasin terlihat runtuh.

Reruntuhan material bangunan itu berserakan hingga ke sisi jalan, Senin malam.

Informasi yang berhasil dihimpun, bangunan tersebut runtuh sekira pukul 19.00 wita, Senin (5/4/2021).

Akhyar (52) warga Jalan Teluk Tiram Banjarmasin, mengaku terkejut saat bangunan tersebut runtuh.

Baca juga: Angin Kencang Terjang Banjarmasin Kalsel, Atap dari Dua Ruko Timpa Sejumlah Bangunan

Baca juga: Diterjang Angin Kencang Hujan Lebat, Tiga Rumah Rusak di Desa Garis Hanyar Kabupaten Banjar

Bahkan motor yang dikendarai Akhyar pun ikut tertimpa reruntuhan bangunan pasar.

"Saya kan niatnya mau berteduh karena hujan deras dan angin kencang, ternyata bangunan ini roboh. Motor saya juga ikut tertimpa," katanya di lokasi kejadian.

Meski tidak sempat menghindar dari peristiwa tersebut, Akhar mengaku tidak mengalami luka-luka.

"Mau lari tidak bisa lagi ya terpaksa diam saja, untung tidak apa-apa, hanya kena batu-batu kecil sedikit," jelasnya.

Sementara itu Kepala UPT III Pasar Sudimampir, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin, Ahmady Akhmad mengungkapkan bahwa bangunan yang runtuh tersebut memanglah sudah tua.

Kemudian di tambah lagi karena ujan dan adanya angin kencang, sehingga membuat bangunan tersebut runtuh.

"Kurang lebih usia bangunan ini sudah 50 tahun," ungkapnya.

Ahmady menambahkan, beruntung bangunan tersebut runtuh saat aktivitas pasar berhenti, sehingga tidak menimbulkan banyak korban.

"Untung malam sudah sepi, kalau siang masih ramai pasar, bisa-bisa banyak orang yang tertimpa," ucapnya.

Baca juga: Angin Kencang Tumbangkan Pohon Akasia di Desa Hiyung Tapin

Meski tidak ada korban jiwa, Ahmady mengaku belum berani membersihkan sisa reruntuhan bangunan, sebab masih adanya jaringan listrik di reruntuhan bangunan.

"Karena ada jaringan listrik kami belum berani membersihkan, kecuali nanti sudah aman baru kami lakukan pembersihan," terangnya.(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved