Breaking News:

Berita Kalteng

Tokoh Masyarakat dan Agama Bersama Kodim Palangkaraya Tangkal Paham Radikal

Pertemuan pemuka agama dan tokoh masyarakat membahas pencegahan paham radikal berlangsung di di Aula Makodim, Jalan Ahmad Yani, Kota Palangkaeaya.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Pemuka agama dan tokoh masyarakat melaksanakan pertemuan bersama di Aula Kodim 1016/Palangkaraya, Kalimantan Tengah, untuk pembinaan kerukunan antar umat beragama dan memperkuat silaturahmi. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemuka agama dan masyarakat melaksanakan pertemuan bersama Kodim 1016/Palangkaraya untuk pembinaan kerukunan antar umat beragama dan memperkuat silaturahmi.

Para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Palangkaraya bersama-sama berupaya mencegah masuknya paham radikal ke Kota Palangkaraya, Kaliman Tengah, dengan melakukan pembinaan untuk memperkokoh rasa kebangsaan dan mengembangkan sikap toleransi antar umat beragama.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Makodim, Jalan Ahmad Yani, Kota Palangkaeaya, dipimpin Kasdim Letkol Inf Abd Salim.

"Diharapkan, masyarakat dapat memahami serta menangkal paham-paham yang dianggap dapat memecah belah persatuan antar umat beragama, mari bersatu mewujudkan Indonesia yang bermartabat, adil dan beradab," ujar Kasdim, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Disdukcapil Palangkaraya Sambangi Rumah Warga yang Sakit Layani Pembuatan Dokumen Kependudukan

Baca juga: KaltengPedia - Klinik Nahdatul Ulama Kalteng di Palangkaraya

Baca juga: Debit Air Meninggi, Sungai Kahayan Palangkaraya Rentan Meluap, Warga Mengaku Sudah Terbiasa

Baca juga: VIDEO Petani Rotan Kalteng Kembali Bergairah Harga Rotan Mulai Naik

Sementara itu, Kepala Seksi Intel Kodim, Mayor Inf Syurja Amin, mengharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat menangkal masyarakat masuknya paham radikal yang dapat memecah persatuan, khususnya di Kota Palangkaraya.

Peran tokoh agama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar terhindar dari kegiatan yang dapat memecah belah keutuhan dan kerukunan umat beragama.

"Kita tingkatkan solidaritas bersama untuk menangkal masuknya faham yang berupaya memecah persatuan dan kesatuan bangsa dan kebersamaan," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved