Breaking News:

Berita Kalteng

VIDEO Petani Rotan Kalteng Kembali Bergairah Harga Rotan Mulai Naik

Petani rotan di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah bergairah. Itu karena, beberapa bulan ini harga rotan sedang naik

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Harga rotan sempat jatuh, hingga beberapa tahun, karena yang diperbolehkan hanya menjual rotan setengah jadi atau rotan yang sudah jadi barang semisal kursi atau meja atau lemari, yang telah dibuat oleh pengrajin rotan di Indonesia.

Namun dalam beberapa bulan ini harga rotan mulai kembali naik. Dulunya harga rotan perkilogramnya hanya Rp 2.600 saat ini berangsur naik hingga mencapai Rp 4.000-Rp4.500 untuk rotan basah dan Rp 5.000 - Rp 5.500 untuk rotan yang dijual sudah dalam keadaan kering sehingga ketika masuk pabrik sudah siap diolah barang jadi.

Salah satu pengusaha rotan asal Desa Terantang Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, H Abdul Kadir, mengungkapkan, saat ini harga rotan Kalteng sudah mulai kembali membaik, sebelumnya sempat anjlok sehingga petani memilih tidak memanen karena biaya operasional untuk memanen tidak menguntungkan.

"Kami saat ini menjual rotan basah kepada pengepul dengan harga Rp4.500 itu sudah cukup bagus bagi petani karena masih ada untungnya. Makanya saat ini banyak petani rotan di Terantang, Desa Kandan sepanjang DAS Mentaya kembali bergairah untuk menjual rotan yang dipanen di kebun," ujarnya.

Pengusaha rotan di DAS Mentaya ini, mengatakan, kebanyakan petani rotan yang ada di DAS Mentaya selama ini tidak mau menjual hasil kebunnya kepada broker, tetapi langsung menjual kepada buyer.

"Biasanya mereka datang sendiri ke kebun kami untuk membeli rotan ada yang datang dari Kalsel ada juga yang datang dari Pontianak," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved