Breaking News:

Berita Banjarmasin

Banjir Ancam Banjarmasin, Pasang Air Laut Kini Rendam Jalan, Tertinggi Diprediksi Pada Awal Mei 2021

Pasang air laut membuat sejumlah jalan di Kota Banjarmasin kerap terendam air. PUPR memprediksi pasang tertinggi di awal Mei 2021

banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin mulai tergenang air akibat terdampak pasang air laut, Selasa (6/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Musibah banjir kembali menjadi ancaman serius yang dihadapi oleh masyarakat Banjarmasin yang juga dikenal sebagai Kota Seribu Sungai.

Pasalnya debit air pasang dalam beberapa hari ini di Banjarmasin semakin mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Begitu tingginya debit air pasang ini membuat beberapa ruas jalan di Banjarmasin pun terendam dalam beberapa hari ini.

Untungnya kondisi air pasang ini pun hanya terjadi selama beberapa jam saja, karena debit air pun cepat kembali surut.

Baca juga: Berada di Pesisir Pantai, Jalan di Desa Takisung Tanahlaut Kerap Tergenang Pasang Air Laut

Baca juga: Petakan Sungai Martapura, Prodi Geografi FISIP ULM Bantu Penanganan Banjir di Banjarmasin

Baca juga: Rumah Warga Terdampak Banjir di Banjarmasin Mencapai 1.600 Buah

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathoni pun menerangkan memang dikarenakan sedang terjadinya peningkatan debit air ketika sedang pasang.

Dan kondisi ini menurut pria yang akrab disapa Thony ini, diperkirakan akan berlangsung selama beberapa waktu ke depan.

Bahkan Thony memprediksi ketinggian air akan semakin meninggi bahkan puncak tertinggi air pasang akan terjadi hingga awal Mei 2021.

"Diperkirakan awal Mei nanti ketinggian air pasang mencapai 2,4 hingga 2,7 meter. Dan itu belum termasuk apabila ada banjir kiriman atau juga curah hujan yang tinggi," katanya.

Berbagai upaya pun lanjut Thony terus dilakukan pihaknya, untuk mengatasi fenomena banjir karena meningkatnya debit air tersebut.

Misalnya menggalakan kembali pasukan turbo untuk membersihkan saluran drainase, dan mengoptimalkan sungai-sungai kecil.

Pekerjaannya pun tidak hanya membersihkan sumbatan saja, tapi juga mengeruk lumpurnya.

Sementara itu Penjabat Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen pun menghimbau masyarakat untuk bersiap-siap menghadapi fenomena ini.

"Air pasang surut di tempat kita sudah biasa, tapi saat ini memang lebih tinggi. Jadi masyarakat harus tetap bersiap-siap. Mudah-mudahan saja jangan sampai terjadi yang tidak kita inginkan," katanya, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Status Tanggap Darurat Banjir di Banjarmasin Berakhir Hari Ini, Begini Rencana Selanjutnya

Pria yang akrab disapa Dayeen ini pun mengaku sudah mendengar kabar bahwa debit air akan lebih tinggi di awal bulan Mei 2021.

"Kami sempat berdiskusi dengan kawan-kawan, kemungkinan bulan depan akan terjadi lebih tinggi lagi. Makanya kami pun meminta kawan-kawan khususnya SKPD terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk antisipasi-antisipasinya," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved