Breaking News:

Berita HST

Pasar Wadai Ditiadakan, Pemkab HST Fasilitas Pemasaran Online

Pemkab HST tidak menyelenggarakan pasar wadai saat bulan puasa untuk cegah penyebaran Covid-19. Pemkab bantu pedagang berupa pemasaran secara online.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.co.id/hanani
ILUSTRASI - Pasar Ramadhan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), beberapa waktu lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, tak bisa memfasilitasi pasar Ramadhan. Warga yang ingin berjualan, diminta di depan rumah masing-masing.

Kebijakan meniadakan Pasar Wadai Ramadhan tersebut karena mempertimbangkan kesehatan masyarakat, mengingat perkembangan Covid-19 saat ini meningkat.

“Keputusan ini terpaksa dilakukan, setelah kami mendengarkan saran dan masukan dari berbagai pihak, pada pertemuan hari ini yang dipimpin Asisten Pemerintahan. Juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan serta Kapolres dan Dandim yang memberikan masukannya melalui telepon,” kata Kepala Dinas Pedagangan Kabupaten HST, Ali Fahmi, Selasa (6/34/2021).

DIjelaskan, berdasarkan informasi Kadinkes Kabupaten HST, angka positif Covid-19 data terakhir bertambah 81 orang, dan kebanyakan tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Pembacokan Diduga Dilakukan ODGJ di Kabupaten HST, 2 Tewas, 1 Orang Kritis

“Dengan pertimbangan tersebut, kami dengan terpaksa belum bisa memfasilitasi pasar Ramadhan, dan mengimbau pedagang berjualan di depan rumah masing-masing. Sebab, jika digelar Pasar Ramadhan, tidak ada yang bisa menjamin tak terjadi kerumunan,” kata Ali Fahmi.

Apalagi, masyarakat masih banyak yang tak disiplin dalam menaati protokol kesehatan, sehingga dikhawatirkan sulit melakukan pengendalian di lapangan.

Ditambahkan Kabid Perdagangan, Johansyah, meski tak memfasilitasi pembangunan pasar Ramadhan, namun Dinas Perdagangan akan memfasilitasi pemasaran secara online.

“Kami akan membuatkan brosur untuk disebarkan kepada masyarakat, kemana bisa memesan atau membeli menu berbuka puasa. Nanti, lengkap dengan alamat dan nomor kontaknya. Selain itu, juga akan kami promosikan melali medsos,” kata Johansyah.

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Diduga Gangguan Jiwa Bacok 3 Orang di Kabupaten HST, Dua Tewas

Dijelaskan, Pemkab HST sebenarnya sangat ingin membantu masyarakat yang ingin berjualan di Pasar Ramadhan. Namun, kondisi belum memungkinkan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Sebelumnya, Nana, warga Kota Barabai Kabupaten HST berharap, Pasar Ramadhan digelar karena memudahkan masyarakat mencari menu berbuka puasa.

Meski demikian, menurutnya, protokol kesehatan yang ketat diterapkan dan jarak lapak pedagang juga diatur agar pembeli tak berkerumun. “Pedagang maupun pembeli juga wajib bermasker,” katanya

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved