Breaking News:

Berita Kotawaringin Timur

Petani Buah-buahan Kotim Siapkan Panen Blewah Untuk Bulan Ramadan

Para petani yang tergabung dalam kelompok tani Margo Mulyo Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur K

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Petani Margo Mulyo Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit , Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, di lokasi tanaman blewah miliknya. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Para petani yang tergabung dalam kelompok tani Margo Mulyo Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, sejak beberapa minggu ini sudah menanam blewah.

Buah Blewah biasanya, dipakai warga sebagai salah satu buah untuk campuran isi dari es campur atau es buah yang setiap Bulan Ramadan banyak ditemukan di jual dipinggiran jalan di Sampit kabupaten Kotawaringin Timur, petani juga menanam buah melon untuk Bulan Puasa Ramadan.

Es buah blewah, memang sangat nikmat disuguhkan untuk umat muslim yang sedang puasa dan biasanya disajikan saat berbuka puasa selain dilengkapi dengan kue juga es blewah yang menambah nikmat buka puasa saat Bulan Ramadan.

Para petani di Kelurahan Pasir Putih sudah memperhitungkan masa panen untuk buah blewah yang mereka tanam, akan bisa dilakukan saat Bulan Puasa yang tinggal sepekan lagi."Ya, ini tanaman Blewah, sengaja kami tanam untuk menghadapi Bulan Ramadan mendatang," ujar Nyono Warno petani Margo Mulyo, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Imbauan Larangan Mudik Lebaran ke Warga Kabupaten Kotim Dilakukan Sejak Dini

Baca juga: VIDEO Warga Kabupaten Kotim Menunggu Giliran Divaksinasi

Baca juga: Tukang Becak di Kotim Kalteng ini Tak Sabar Menunggu Giliran Divaksin Covid 19

Baca juga: Melintasi Jalan dalam Kota Sampit, Setiap Hari Ratusan Truk CPO di Kotim Beroperasi

Dia mengatakan, tanaman blewah hanya ditebar bibitnya menjelang Bulan Ramadan atau setahun sekali, karena harga blewah biasanya melonjak saat Bulan Ramadan."Tanaman ini bisa dipanen selama 40 hari setelah penebaran bibit, jadi pergitungan kami Bulan Ramadan siap dipanen," ujarnya.

Petani setempat menebar bibit blewah sejak tahun 2016 hingga saat ini, setahun sekali terutama saat menjelang Bulan Ramadan seperti sekarang."Lahan untuk penanaman blewah mencapai seperempat hektare, ketika panen nantinya lumayan banyak dan sudah ada yang siap menampung," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved