Breaking News:

Berita Banjarmasin

Perkosaan di Kalsel, Cabuli Anak Tirinya, Pria Ini Diringkus Satreskrim Polres Tabalong

Tega mencabuli dan nyaris memperkosa anak tirinya sendiri yang berusia 17 tahun, pelaku AH (22) kini harus merasakan menjalani proses hukum di Satresk

banjarmasinpost.co.id/donyusman
Perkosaan di Kalsel, Petugas mengapit pelaku AH, ayah yang tega cabuli anak tirinya 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Perkosaan di Kalsel, Tega mencabuli dan nyaris memperkosa anak tirinya sendiri yang berusia 17 tahun, pelaku AH (22) kini harus merasakan menjalani proses hukum di Satreskrim Polres Tabalong.

AH yang baru menikahi ibu korban sekitar setahun lalu ini diamankan di sebuah pondok di kawasan Gunung Batu Monyong Desa Kalamos, kecamatan Paku, Bartim, Kalimantan Tengah, Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasatreskrim AKP Trisna Agus Brata, saat menggelar konferensi pers, Rabu (7/4/2021), menyampaikan, selain dicabuli korban juga mendapat kekerasan dari pelaku.

Dimana dari kekerasan yang dilakukan pelaku, menyebabkan korban mengalami luka memar akibat dianiaya menggunakan tangan kosong dan helm.

Baca juga: Buku Harian Siswi SD Ungkap Rahasia Bejat Ayah Kandung, 7 Kali Dicabuli Saat Ibu Pergi

Baca juga: Babak Baru Kasus Bos Cabuli Sekretarisnya, Mengaku Menyesal dan Kini Telah Disunat

Baca juga: Perangai Kepala SMK Tiba-tiba Baik, Mau Potong SPP & Belikan Boneka, Ternyata Habis Cabuli Siswinya

Baca juga: Polres HSU Selidiki Senjata Api Tersangka Pencabulan yang Tewas Ditembak

Selain itu korban juga sempat dicekik pelaku AH dan ditinggal di hutan karena menolak saat berusaha akan diperkosa pelaku.

Kasatreskrim Polres Tabalong AKPĀ Trisna Agus Brata saat pimpin konferensi pers kasus pencabulan terhadap anak tiri
Kasatreskrim Polres Tabalong AKP Trisna Agus Brata saat pimpin konferensi pers kasus pencabulan terhadap anak tiri (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

"Jadi pelaku diduga telah melakukan pencabulan dan juga kekerasan terhadap anak tirinya sendiri," kata Trisna.

Adapun dugaan pencabulan dan kekerasan terhadap anak gadis yang masih di bawah umur ini terjadi, Jumat (2/4/2021) dinihari.

Bermula, sebelumnya pelaku meminta korban datang ke rumah neneknya di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Karena akan ada acara keluarga.

Selanjutnya, korban yang saat itu berada di rumah ibunya di Martapura, Kabupaten Banjar, kemudian berangkat sendirian dan dijemput pelaku di Amuntai, Kabupaten HSU.

Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved