Breaking News:

Bumi Antaludin

Data Keluarga, Bupati HSS Achmad Fikry Didatangi Dinas PPKBPPPA

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan pendataan keluarga tahun 2021 mulai 1 April hingga 31 Mei 2021 mendatang.

Foto Diskominfo HSS
Bupati Hulu Sungai Selatan Drs H Achmad Fikry didata oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) untuk pendataan kependudukan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan pendataan keluarga tahun 2021 mulai 1 April hingga 31 Mei 2021 mendatang.

Pendataan di daerah di bantu oleh instansi terkait. Misal di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada pagi Rabu (7/4) Bupati HSS, Drs H Achmad Fikry, di rumah Dinas Bupati, didatangi para petugas dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) untuk dilakukan pendataan.

Pendataan ini dilakukan sebagai validasi data. Tujuannya untuk pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah.

Pendataan Keluarga ini sebagai amanat dari Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Peraturan Pemerintah Nomor 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Baca juga: Dikunjungi Bupati HSS Jelang Ramadhan, Ustadz Ahmad Syairazi Harapkan Santunan Anak Yatim Dgalakkan

Baca juga: Forwah Laksanakan Pelatihan Jurnalistik, Dibuka oleh Wakil Bupati HSS

Baca juga: Bupati HSS H Achmad Fikry Buka Dialog Pengelolaan Sampah pada Peringatan HPSN

Baca juga: Jelang Ramadhan 1442 H, Bupati HSS Sowan ke Rumah KH Marzuki

Bupati HSS H Achmad Fikry mengaku, bersyukur didatangi petugas pendataan keluarga, yang sebenarnya mulai tanggal 1 April hingga 31 Mei.

Bupati Hulu Sungai Selatan Drs H Achmad Fikry didata oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) untuk pendataan kependudukan.
Bupati Hulu Sungai Selatan Drs H Achmad Fikry didata oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) untuk pendataan kependudukan. (Foto Diskominfo HSS)

"Kami telah memberikan informasi yang dibutuhkan. Sesuai dengan imbauan kami terdahulu. Setiap warga yang dikunjungi menyiapkan kartu keluarga untuk memudahkan pendataan. Dan kami sebagai warga negara sudah melaksanakan kewajiban kami untuk didata," ungkapnya.

Lebih lanjut ia, mengimbau kepada seluruh penduduk di Kabupaten HSS yang akan dilakukan pendataan, agar bisa menerima petugas pendataan dengan baik dan bisa memberikan informasi yang sebenarnya.

"Saya berharap masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan, meskipun nanti sampai bulan puasa terima mereka dengan baik dan berikan informasi yang dibutuhkan dan tentu kita berharap tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena bagaimanapun juga antara datang dan menerima harus tetap mematuhi protokol kesehatan," harapnya.

Ia menjelaskan pendataan ini tidak ada kaitan dengan bantuan, pajak, dan lain lain.
"Ini tidak ada kaitan dengan apapun. Pendataan hanya ingin melihat proses kehidupan keluarga kita, jadi tidak usah ragu untuk menerima mereka," katanya.

Pada kesempatan itu, Plt Kepala Dinas PPKBPPPA HSS Hanti Wahyuningsih, menjelaskan untuk pendataan keluarga ini nantinya disediakan profil data keluarga secara mikro karena nanti dari keluarga ini akan terlihat keluarga yang punya balita, remaja, lansia, dan bahkan keluarga yang memiliki anak dengan kondisi gizi yang dikategorikan belum sesuai atau stunting.

Menrutnya, pendataan ini bertujuan untuk memotret keluarga-keluarga yang nantinya akan digunakan untuk perencanaan program kedepan seperti apa. Seperti yang dikatakan Bupati, pihaknya juga mengharapkan masyarakat memberikan data yang sebenarnya yang akurat. Karena dengan data yang diberikan akurat, nantinya program pemerintah akan lebih sesuai kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan mereka juga.

Hanti Wahyuningsih juga menjelaskan bahwa metode pendataan ini ada dua, yaitu manual dan online.

Di Kabupaten HSS petugas kader menggunakan secara online ada 60 persen untuk desa-desanya. Kemudian yang manual ada 40 persen.

"Kebetulan di Kandangan menggunakan manual dengan formulir, jadi nanti setelah datanya terhimpun baru kemudian direkap kemudian dilaporkan. Kalau online langsung menggunakan gadget, jadi kader-kadernya yang sudah mahir menginput menggunakan gadget," jelasnya. (aol/*)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved