Breaking News:

Kriminalitas HST

Pelaku Pembacokan Warga Mangunang Kabupaten HST Pernah Dirawat di Amuntai pada 2007

Tersangka pelaku pembacokan menewaskan 2 orang dan 1 luka-luka di Kabupaten HST, pada tahun 2017 pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Kota Amuntai.

WARGA MANGUNANG UNTUK BPOST GROUP
Tersangka pelaku pembacokan menewaskan 2 orang dan 1 orang lainnya kritis, diamankan warga dan polisi dari lokasi kejadian, Desa Mangunang Seberang, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Selasa (6/4/2021) 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Upaya mediasi tengah dilakukan, terkait perisitwa pembacokan menewaskan 2 orang dan 1 orang luka-luka di Desa Mangunang Seberang, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Pelaku pembacokan 3 orang warga Kabupaten HST saat Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 17.00 Wita itu, dilaporkan pernah dirawat di poli jiiwa RS Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan.

Keterangan tersebut diperoleh Ardani, Rabu (7/4/2021), yang diminta Polres HST memediasi antarkeluarga korban dengan pelaku. 

Diketahui, tersangka pelaku adalah warga Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten HST, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Baca juga: Pelaku Pembacokan 3 Warga Kabupaten HST Masih Dirawat, Bakal Diperiksa Kejiawaannya

Baca juga: Pembacokan Diduga Dilakukan ODGJ di Kabupaten HST Mengamuk, Begini Kronologisnya

Baca juga: Pembacokan 3 Orang di Kabupaten HST, Warga Sempat Kasih Makan kepada Pelaku

Menurut Arnadi, berdasarkan keterangan Kepala Desa Sungai Jaranih, tersangka pelaku, yakni SAH (30), diduga  Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Dan SAH ini tinggal bersama orangtua, setelah bercerai dengan istri.

Sebelum bikin ulah di Desa Mangunang Seberang, tersangka pelaku terlihat normal saja. “Tahun 2007 pernah berobat di Amuntai dan sembuh. Kemarin, menurut ibunya, malah sempat membantu ibunya menjemur padi,” ungkap Arnadi yang juga aparat Desa Mangunang.

Dijelaskan, itikad baik ditunjukkan pihak keluarga pelaku. Melalui Kades Sungai Jaranih, keluarga pelaku ingin berkunjung ke keluarga korban.

Namun, karena masih suasana berduka, keluarga tersangka pelaku diminta menunda kunjungan untuk permohonan maaf tersebut.

Baca juga: Pelaku Pembacokan Babak Belur, Korban Dibawa ke RSUD Damanhuri Kabupaten HST

Baca juga: Pembacokan Diduga Dilakukan ODGJ di Kabupaten HST, 2 Tewas, 1 Orang Kritis

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Diduga Gangguan Jiwa Bacok 3 Orang di Kabupaten HST, Dua Tewas

“Sekarang, kami rapat dengan Kades. Rencana, besok digelar pertemuan antarkepala desa dulu untuk menemui keluarga korban menyampaikan belasungkawa,” sambung Arnadi.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved