Breaking News:

Berita Tapin

Puluhan Wanita Asal Desa Purut Tapin Kalsel Produksi Berbagai Jenis Kue Siap Dipasarkan

Selama 21 hari, 16 orang wanita dari Desa Purut, Kecamatan Bungur mengikuti Pelatihan membuat kue yang difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupat

banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Sebanyak 82 pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) dilantik. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Selama 21 hari, 16 orang wanita dari Desa Purut, Kecamatan Bungur mengikuti Pelatihan membuat kue yang difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tapin, Rabu, (07/04/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tapin, Fauziah kepada Banjarmasinpost.co.id merasa bangga dengan hasil pelatihan membuat kue oleh 16 orang wanita dari Desa Purut, Kecamatan Bungur.

Ia mengatakan hasil pelatihan ini sangat memuaskan dan hasilnya bisa untuk langsung dipasarkan ke Masyarakat luas.

"Kue yang dihasilkan saat penutupan pelatihan bermacam-macam ada kue basah dan ada juga kue kering," jelasnya.

Baca juga: Universitas Palangkaraya Dilibatkan Program Pelatihan Pertanian Kawasan Food Estate Kalteng

Baca juga: Membuka Pelatihan Wirausaha, Pj Gubernur Kalsel Sebut UMKM Salah Satu Penopang Daya Tahan Ekonomi

Baca juga: Forwah Laksanakan Pelatihan Jurnalistik, Dibuka oleh Wakil Bupati HSS

Baca juga: VIDEO Wisata Kalsel, Melihat Tempat Pelatihan dan Budi Daya Ulat Maggot di Tabalong

Ia mengatakan pelatihan yang dilaksanakan selama 21 hari ini mendatangkan instruktur dari Kecamatan Tapin Tengah.

"Dari keinginan mereka, selesai pelatihan ini para peserta akan membuat kelompok wirausaha dengan Dana BUMDes," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini dengan penambahan keterampilan bagi masyarakat Desa dan menambah penghasilan mereka khususnya di tengah pandemi covid-19.

"Di tahun 2021 ini ada 26 paket pelatihan khusus untuk masyarakat Tapin yang belum memiliki keahlian atau yang masih mencari pekerjaan," jelasnya.

Ia mengatakan adapun sumber dananya, enam paket dari APBD, 12 paket dari APBN dan delapan paket berasal dari dana Pusat.

"Adapun pelatihan-pelatihan menggunakan dana APBN yakni menjahit 6 paket, komputer 4 paket, sepeda motor 1 paket dan perakitan komputer 1 paket. Sedangkan yang menggunakan APBD, yakni pelatihan desain grafis 1 paket, salon kecantikan 1 paket, pembuatan kue 2 paket dan las listrik 1 paket," jelasnya.

Ia menambahkan sementara itu untuk BLK Komunitas masing-masing 4 paket. Di Ponpes Miftahul Huda menjahit dan Ponpes Assuniyah Tambarangan otomotif," tuturnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved