MTQN ke 33 Provinsi Kalsel

VIDEO Pengumuman Kabupaten Tala Mundur dari Ajang MTQN Ke-33 Kalsel

Kabupaten Tala mundur dari MTQN ke-33 Provinsi Kalsel di Kabupaten Tanbu karena ada anggota kafilah daerah lain melebihi usia diizinkan ikut serta.

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengurus Lembaga Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tanah Laut menggelar jumpa pers di Kantor Balai Diklat, Kota Pelaihari, Kalimantan Selatan, Selasa (6/4/2021) sore.

Mereka menyampaikan pengumuman yang cukup mengejutkan, yakni Kabupaten Tala menarik diri dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-33 tingkat provinsi di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Pengunduran diri tersebut tertuang dalam surat penyataan nomor 30/LPTQ-Tala/IV/2021 tanggal 5 April 2021 ditandatangani Ketua Umum LPTQ Kabupaten Tala, H Dahnial Kifli, dan Sekretaris Umum Hamsani.

"Intinya karena panitia tidak konsisten dengan peraturan yang telah disepakati terkait batasan usia peserta,"  sebut Wakil Ketua LPTQ Kabupaten Tala, H Zainuddin, yang memimpin jumpa pers dan membacakan surat pernyataan pengunduran diri LPTQ Kabupaten Tala dari MTQN ke-33 Provinsi Kalsel.

Baca juga: Kabupaten Tala Mundur dari MTQ Tingkat Provinsi, LPTQ Kalsel Sebut Suatu Kerugian

Ia menyebutkan ada 17 peserta yang melampaui batas usia, berasal dari dua daerah. Ada yang usianya lebih dua hari dan ada yang lebih 12 bulan.

Itu ditemui pada cabang lomba syahril Quran putra, syahril Quran putri, fahmil Quran putra, fahmil Quran putri, muratal putri, tilawah anak-anak putra, dan tilawah anak-anak putri.

"Kami sudah beberapa kali menyampaikan keberatan, namun hingga kini tak direspons. Karena itu dengan berat hati kami menyatakan menarik diri MTQN ke-33 Provinsi Kalsel di Kabupaten Tanbu," tegas Zainuddin.

Berikut ini poin alasan pengunduran diri LPTQ Kabupaten Tala:

Baca juga: Nilai MTQN Kalsel Tak Sesuai Syiar Islam, Sukamta Dukung Sikap Tegas LPTQ Tala Undur Diri

Baca juga: Kabupaten Tala Tarik Diri dari Kepesertaan MTQ Provinsi Kalsel, Ini Hal yang Dipersoalkan

1. Pelaksanaan MTQ Nasional ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tidak sesuai dengan aturan dan juknis terbaru nomor 71/BI/LPTQ-KS/12/2020 yang sudah diterapkan yang sudah ditetapkan oleh LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan dan telah disosialisasikan ke seluruh kabupaten kota diantaranya adalah tentang batasan umur peserta.

2. Kami telah mengajukan nota keberatan (nomor 28/LPTQ-Tala/III/2021 tertanggal 31 Maret 2021 dengan didukung data terlampir kepada LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan dan ketua tim verifikasi terkait hal tersebut di atas namun hingga saat ini belum ada jawaban maupun tanggapan melalui surat resmi dari LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan maupun tim verifikasi untuk mengabulkan nota keberatan tersebut.

3. Adapun alasan kebijakan yang mentolerir batasan umur peserta dari kafilah kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar seperti yang disampaikan oleh LPTQ provinsi Kalsel saat teknikal meeting MTQ Nasional ke-33 Kalimantan Selatan di Tanah Bumbu kami menilai kebijakan tersebut diputuskan secara sepihak tidak adil dan menyalahi aturan yang sudah ditetapkan serta disosialisasikan sebelumnya oleh LPTQ Kalimantan Selatan.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, saat mengumumkan MTQ ke-33 tingkat provinsi diselenggarakan secara virtual, Selasa (6/4/2021).
Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, saat mengumumkan MTQ ke-33 tingkat provinsi diselenggarakan secara virtual, Selasa (6/4/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI)

Surat pernyataan ini kami buat tidak ada kaitanya dengan perubahan sistem penyelenggaraan MTQ Nasional ke 33 Kalimantan Selatan dari penyelenggaraan tatap muka menjadi penyelenggaraan secara daring dan virtual sebagaimana amanat pejabat Gubernur Kalimantan Selatan mengenai hal tersebut kami menyatakan setuju dengan amanat penjabat Gubernur Kalimantan Selatan dengan syarat peraturan terkait batasan umur peserta kembali ditegakkan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Langkah LPTQ Kabupaten Tala diamini Bupati Tala H Sukamta. Dia menilai penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Kalsel tak sesuai lagi dengan syiar Islam yang menjunjung tinggi aturan yang telah disepakati bersama.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved