Breaking News:

Berita Banjarmasin

Video Unggahannya Dimanipulasi dan Disebarkan, Denny Indrayana Buat Laporan Polisi ke Polda Kalsel

Cagub Kalsel Paslon Nomor Urut 2 Denny Indrayana mendatangi Kantor Ditreskrimsus Polda Kalsel melaporkan seseorang berinisial RF

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Cagub Kalsel Nomor Urut 2, Denny Indrayana saat mengisi buku tamu sebelum membuat laporan di Ditreskrimsus Polda Kalsel 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak terima video unggahannya dimanipulasi, diedit dan disebarkan di media sosial, Cagub Kalsel Paslon Nomor Urut 2 Denny Indrayana membuat laporan Polisi, Rabu (7/4/2021).

Denny tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel Jalan A Yani, Kompleks Aspol Bina Brata, Kota Banjarmasin sekitar pukul 10.15 Wita didampingi sejumlah koleganya.

Usai menjalankan prosedur protokol kesehatan, Denny langsung masuk ke Kantor Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Ditemui setelah sekitar dua puluh menit membuat laporan, Denny mengatakan telah melaporkan seorang berinisial RF karena diduga menyebarkan konten video berisi gambar dan suara dirinya yang diedit dan dimanipulasi.

Baca juga: Beredar Foto SKCK Denny Indrayana Berstatus Tersangka, Begini Penjelasan KPU Kalsel

Baca juga: Tim Hukum Denny Indrayana Tunda Laporkan Bakul Paman Birin ke Bawaslu Banjarmasin

"Pagi ini saya datang ke Reskrimsus untuk membuat laporan Polisi terkait video saya yang diedit," kata Denny.

Laporan Polisi kata dia dibuatnya karena menilai video yang menurutnya hoax tersebut sudah keterlaluan dan bersinggungan dengan persoalan SARA.

"Karena ini terkait agama, terkait zakat fitrah. Video saya sengaja dimanipulasi, diedit seolah-olah saya menolak zakat fitrah, ini sudah pidana, melanggar Undang-Undang jadi saya buat laporan," tegas Denny.

Ia juga menyatakan sudah memiliki dan menyampaikan kepada Kepolisian bukti-bukti bahwa terlapor memang menyebarkan konten tersebut di media sosial.

Baca juga: Operasi Patuh Karantina 2021, BKP Kelas I Banjarmasin Temukan Angkutan Tanpa Dokumen Karantina

Diketahui, video hoax yang tersebar dan menjadi pemicu laporannya ke Kepolisian berisi cuplikan gambar dan suara Denny yang mengatakan menolak zakat fitrah.

Denny menegaskan, video terebut dipotong, diedit dan dimanipulasi dari video unggahannya pada Tanggal 27 Maret Tahun 2021.

Padahal kata dia, dalam video tersebut Ia menjelaskan tentang prinsip anti politik uang.

"Saya bikin video itu 27 Maret di situ saya menjelaskan tentang prinsip anti politik uang. Karena ini menjelang lebaran bisa dalam bentuk, bakul, THR, dikemas bahkan seolah-olah zakat fitrah. Video saya itu kemudian dengan sengaja diolah dan diedit, dipotong, disambung menjadi seolah-olah saya menolak zakat fitrah. Nah ini menurut saya sudah melanggar batas," kata Denny.

Hingga berita ini ditulis, Banjarmasinpost.co.id masih mencoba mengonfirmasi RF melalui sambungan telepon namun belum mendapatkan jawaban. 

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved