Breaking News:

Berita Kalteng

Go Green Kalteng, 3.500 Pohon Cempedak dan Sengon Ditanam di Pantai Ujung Pandaran Teluk Sampit

500 bibit Pohon Cempedak dan 3.000 bibit Pohon Sengon ditanam di sekitar pantai Ujung Pandaran Kotim untuk membantu petani dan mencegah abrasi.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Kawasan Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Upaya penghijauan dan mencegah abrasi terus dilakukan oleh banyak pihak diantaranya melalui program Go Green Kalteng di Bukit Cinta, yang dilaksanakan di Bukit Tangkiling pada 20 Maret 2021 sesuai hasil pertemuan otoritas jasa keuangan (OJK) dengan beberapa lembaga jasa keuangan (LJK) Kalteng, 22 Maret 2021 lalu.

Sebanyak, 500 bibit Pohon Cempedak dan 3.000 bibit Pohon Sengon ditanam di sekitar pantai yang terletak di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Penanaman itu untuk membantu petani setempat dan mencegah abrasi pantai.

Abrasi Pantai Ujung Pandaran masih sangat parah, fasilitas wisata yang ada di kawasan tersebut menjadi hancur akibat diterjang ombak ganas.

Baca juga: Anggaran Penanganan Covid-19 Tahun 2021 Pemprov Kalteng Mencapai Rp 114 Miliar

Baca juga: Banjir Bukitrawi Pulangpisau Kalteng Surut, Lalulintas Trans Kalimantan Poros Tengah Lancar

"Jalan menuju lokasi makam keramat saat ini tidak bisa dilewati jalur darat pantai karena abrasi parah, menuju lokasi terpaksa pakai kelotok," ujar Laili salah satu nelayan di Pantai Ujung Pandaran, Kamis (8/4/2021).

Pemerintah setempat bersama sejumlah lembaga lain melakukan upaya penghijauan dengan menanam berbagai macam tanaman untuk membantu warga setempat mencegah abrasi yang sudah menghancurkan rumah di pesisir pantai.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya menanam bibit pohon cempedak dan sengon di Pantai Ujung Pandaran, pada Senin (5/4/2021) malam, bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng Otto Fitriandy dan sejumlah pimpinan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Kalteng.

Baca juga: Razia di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Kalapas Geram Masih Menemukan Benda-benda Terlarang ini

Baca juga: Senangnya rita, Wakil Kalsel di Lida 2021, Dapat Dukungan dari Penyanyi Asal Thailand ini

Wagub Habib Ismail, berharap kegiatan tersebut dapat diikuti oleh lembaga-lembaga lainnya untuk menjaga kawasan wisata Pantai Ujung Pandaran.

“Saya berharap, ini bisa diikuti yang lainnya untuk menjadikan Kalteng sebagai paru-parunya dunia, semua bisa dibudidayakan menjaga ekosistem kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kapala OJK Kalteng Otto Fitriandy mengatakan, penanaman tersebut, bentuk kepedulian institusi jasa keuangan untuk menghijaukan Kalteng.

"Ini bentuk kontribusi institusi jasa keuangan Kalimantan Tengah, berpartisipasi dalam penghijauan, menjadikan Kalimantan Tengah sebagai paru-paru dunia," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved